Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Di Inhu Ditemukan Tigas Kasus DBD, Satu Masih Dicurigai
PELITARIAU, Rengat- Paska kabut asap saat serta memasuki musim hujan mulai ditemukan Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Inhu. Tiga kasus diantaranya sudah terinfeksi dan satu kasus masih dalam tahap dicurigai.
Seperti di Kecamatan Lirik ada satu kasus masyarakat yang di curigai terkena DBD. Belum bisa dipostifkan sebab pihak Puskesmas setempat sedang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Kepala Puskesmas Kec. Lirik Dr. Prawira Jumat (26/9) membenarkan ada satu pasien berobat yang memiliki ciri-ciri terkena DBD. Darah pasien sudah diambil untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium dan masih menunggu hasilnya.
“Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap pasien warga Lirik yang diduga terkena DBD. Diharapkan dalam waktu dekat sudah bisa diketahui hasilnya,”jelas Prawira.
Untuk Kecamatan Lirik daerah yang rawan terjangkit DBD terletak di desa Sungai Sagu. Tetapi untuk saat ini bisa saja berasal dari daerah lain seperti Pangkalan Kasai Kec. Seberida di mana banyak masyarakat Lirik yang bekerja disana.
Oleh sebab itu menurut Prawira pihaknya menghimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan. Jangan biarkan ada air tergenang di manapun tempatnya baik didalam maupun diluar rumah.
Sementara itu di Kec. Siberida terutama di Kelurahan Pangkalan Kasai sejak sepekan terakhir ditemukan 3 warga yang terinfeksi nyamuk pembawa penyakit DBD. Berbagai upaya pencegahan berjangkitnya penyakit DBD terus diupayakan Dinas Kesehtan Inhu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhu, H. Suhardi mensinyalir bahwa sejak sepekan terakhir kasus DBD di Inhu kian meningkat. Hal tersebut disebabkan akibat kondisi cuaca yang tidak stabil, seperti cura hujan yang tinggi serta lingkungan masyarakat yang tidak bersih.
"Kita sudah mengkroscek langsung ke Pangkalan Kasai untuk melihat dari dekat pasien terkena DBD yang sudah dilakukan tindakan medis. Selanjutnya disekitar rumah pasien dilakukan foging dan pemberian abate pada sumber air serta lingkungan masyarakat", ujar Suhardi.
Selain itu lanjutnya, Dinas Kesehatan juga melakukan sosialisasi mengenai penyakit DBD serta nyamuk penyebabnya. Agar masyarakat dapat waspada menghadapi musim hujan ini serta selalu membersihkan lingkungan tempat tinggal.(cr. rio)
Editorial: Rio Ahmad
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.









