Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Tahun 2016 Dibangun Tiga SMA di Inhu Melalui Program USB
PELITARIAU, Rengat– Pemkab Inhu melalui Dinas Pendidikan (Disdik) targetkan pada tahun 2017 mendatang dapat mewujudkan satu SMA dan satu SMK disetiap kecamatan. Untuk mewujudkan program tersebut pada tahun 2016 ini akan dibangun tiga SMA melalui program Unit Sekolah Baru (USB) di tiga kecamatan.
Kepala dinas pendidikan (Kadisdik) Inhu H Ujang Sudrajat SP Msi, Melalui Kabid Pendidikan Menengah Mursidi SS Msi saat dikonfirmasi Pelitariau.com (27/3/2016) mengatakan, "Pembangunan tiga USB akan dimulai pembangunannya pada awal bulan April 2016 ini. Saat ini tinggal pengusulan dan pengesahan anggaran,” ujar Mursidi.
Menurutnya, pembangunan tiga USB tersebut diantaranya pembangunan gedung SMAN 1 Kuala Cenaku di Desa Teluk Sungkai. Kemudian, pembangunan gedung SMAN 2 Seberida di Desa Kelesa dan pembangunan SMAN 3 Peranap di Desa Pauhranap.
Biaya pembangunan untuk tiga USB tersebut, dibiayai langsung oleh Pemerintah Pusat melalui APBN. Setidaknya, biaya pembangunan di masing-masing USB mencapai sekitar Rp 1 Milyar lebih. “Saat ini masih dilakukan penghitungan anggaran. Karena disetiap lokasi, anggaran biaya pembangunan USB tersebut berbeda seperti di daerah Kuala Cenaku dengan wilayah tanah lembut,” ungkapnya.
Kepastian pembangunan tiga unit USB pada bulan awal bulan April ini sambungnya, disampaikan oleh Pemerintah Pusat melalui workshop di Jakarta baru-baru ini tentang Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk memulai pembangunan tersebut. Bahkan, kepada masing-masing kabupaten/kota yang menerima pembangunan USB diminta untuk menyampaikan usulan anggaran.
Untuk itu katanya, ketika pembangunan tiga USB ini akan dapat menjawab tentang wajib belajar 12 tahun. Disamping itu juga, untuk menjawab kebutuhan sekolah menengah disetiap kecamatan.
Ketika ditanya tentang kecamatan dalam wilayah Kabupaten Inhu yang belum memiliki SMA. Dikatakannya, hingga tahun 2016 ini hanya di Kecamatan Batang Peranap yang belum memiliki SMA sedangkan, SMK sejak beberapa tahun lalu sudah berdiri didaerah itu.
Upaya pembangunan SMA di Kecamatan Batang Peranap, pada tahun 2016 sudah dimulai dengan pembebasan lahan untuk disertifikatkan. Usai pembebasan lalan, dilanjutkan dengan verifikasi dan tahun 2017 mendatang diusulkan untuk dibangun. “Ditahun 2017 mendatang, setiap kecamatan sudah ada minimal satu SMA dan satu SMK,” jelasnya.**(surya)
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.








