Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Ternyata Medan Peringkat Ketiga Peredaran Narkoba Terbesar di Indonesia
PELITARIAU, Medan - Indonesia darurat narkoba. Berbagai narkoba jenis baru sudah masuk. Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, masuk peringkat ketiga peredaran terbesar narkoba di Indonesia.
Hal ini karena penyuplaian narkoba sangat tinggi di Medan selain Jakarta dan Surabaya.
"Data yang kita peroleh, saat ini ada 28 jenis narkoba baru yang beredar di Indonesia. Narkoba jenis baru itu bisa berbentuk cairan, tembakau dan pil. Kota Medan masuk peringkat ketiga peredaran terbesar narkoba di Indonesia," kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso dalam paparan penangkapan 25 kilogram sabu-sabu di pool bus Makmur, Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (23/2/2016) malam sebagaimana dikutip kompas.com.
"Narkoba tidak hanya masuk dari Kota Dumai saja, tetapi juga dari Medan maupun Aceh," tambahnya.
Pihaknya akan melakukan kerja sama dengan polisi Diraja Malaysia untuk mencari penyuplai barang haram tersebut. Dirinya berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan BNN, TNI dan Polri dalam pemberantasan narkoba.
"Seluruh lapisan masyarakat harus lebih waspada. Narkoba sangat membahayakan. Apabila melihat keberadaan bandar ataupun pengedar, silakan langsung melapor. Kita semua harus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba di Indonesia ini. Jika terus dibiarkan, tentu akan merusak generasi bangsa," paparnya.
Sebelumnya diberitakan, Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Polri dan TNI menggagalkan pengiriman 25 kilogram sabu-sabu asal Malaysia ke Kota Medan.
Empat pelaku adalah Khairul (29) warga Dumai, Riau. Kemudian Roy (28), Franska (20) dan Buyung (33) ketiganya warga Medan. Roy terkena tembakan di perutnya karena saat diamankan berusaha melarikan diri.
Barang bukti yang diamankan yaitu satu unit mobil Daihatsu Luxio BK 1233 JF, satu unit bus Makmur BK 7666 DK, uang Rp 9 juta, ponsel, STNK dan beras.
Pelaku berangkat dari Dumai pada Sabtu (20/02/2016) malam dan sampai di Medan pada Minggu (21/2/2016) sekitar pukul 06.00 WIB.
Dari pengakuan pelaku, barang haram itu akan diantarkan kepada Roy ke Hotel Alam Indah di Jalan Jamin Ginting Medan. Dari situ, pihaknya melakukan pengembangan dan menangkap Roy yang merupakan pengendali narkotika golongan satu itu.
"Saat hendak ditangkap, Roy melarikan diri dengan menggunakan mobil Daihatsu Luxio. Kita melakukan pengejaran hingga ke Jalan Aksara Medan. Di situ pelaku terkena tembakan di perut," kata Budi Waseso, Senin (22/2/2016) malam. **
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.








