Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Gas LPG 12 Kg Mahal, Masyarakat Inhu Beralih Ke Gas LPG 3 Kg
PELITARIAU, Rengat- Saat ini gas LPG 12 Kg harganya dirasakan oleh masyarakat di Inhu harganya cukup mahal. Akibatnya masyarakat Inhu mulai beralih kepada penggunaan gas LPG 3 kg.
Pemerintah juga sudah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk gas LPG 12 Kg di Inhu sebesar Rp. 141. 500. Sementara untuk harga LPG 3 kg yang diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi menengah kebawah harganya masih bisa terjangkau.
“Selaku masyarakat kami merasakan harga LPG 12 Kg cukup mahal, lebih baik memakai LPG 3 kg saja untuk keperluan sehari-hari. Harganya juga tidak terlalu mahal dan bisa terjangkau,”ungkap Isel, masyarakat kota Airmolek Kec. Pasir Penyu, Minggu (21/9).
Sebelumnya menurut Isel dirinya menggunakan LPG 12 kg untuk keperluan sehari-hari sebab harganya masih berkisar antara Rp. 125.000 sampai Rp. 130.000. Tetapi sekarang harga LPG 12 kg sudah mencapai Rp. 143.000, lebih baik beli gas LPG 3 kg harganya hanya antara Rp. 22.000 sampai Rp. 23.000.
Hal senada juga diungkapkan oleh M. Tholib masyarakat kota Lirik Kec. Lirik yang menurutnya sudah beralih ke gas 3 kg. “Sebelumnya saya menggunakan gas LPG 12 kg, tetapi harganya saat ini sangat mahal. Sehingga saya beralih saja ke gas LPG 3 kg saja,”ungkapnya.
Sementara itu Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Disperindagpas) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terus melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap harga eceran tertinggi (HET) gas LPG 12 kg. Serta kemungkinan peralihan konsumen ke tabung gas LPG 3 kg.
Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan terhadap tabung gas LPG 3 kg di tengah masyarakat.“Sejauh ini belum ada kelangkaan terhadap gas LPG 12 kg maupun gas LPG 3 kg. Meski demikian, kita akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan dilapangan berkoordinasi dengan agen dan pengecer,” ujar Kadisperindagpas Ir Hasman Dayat Msi melalui Kabid Perdagangan dan Bina Produksi Ir Winaldi Msi, kepada sejumlah wartawan.
Dijelaskannya, HET untuk gas LPG 12 kg ditingkat pengecer senilai Rp 141.500. Disperindagpas sudah menekannya kepada pengecer agar tidak ada konsumen yang beralih dari gas LPG 12 kg ke gas LPG3 kg, sebab sampkanya bisa menimbulkan kelangkaan.
Selain itu, Disperindagpas juga terus berkoordinasi dengan sejumlah agen elpiji rayon kabupaten, diantaranya PT Rizky Maharani, PT Giva Andalan Sejahtera dan PT Samudra Mandari."Di Inhu tidak ada gudang gas. Penyalur yang ada hanya mendapat pasokan dari para agen. Apabila ada harga LPG12 kg lebih dari Rp 141.500 bisa saja terhitung biaya transportasi ketempat konsumen dan dipastikan tidak akan ada harga LPG 12 kg lebih dari 145.000," tegasnya.(cr. Rio)
Editorial: Rio Ahmad
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









