Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
2.000 Hektar Sawah Terendam Banjir, Dampaknya Tidak Signifikan
PELITARIAU, Jakarta -Musim hujan yang mencapai puncaknya pada Januari-Februari ini mengancam panen padi di sejumlah daerah. Bila banjir menggenangi sawah, padi yang hampir panen bisa puso sehingga gagal panen.
Namun, Kementerian Pertanian (Kementan) mengklaim bahwa dampak banjir terhadap produksi padi pada awal tahun ini tak signifikan. Menurut catatan Kementan, hanya 2.000 hektar (ha) sawah yang tergenang banjir pada Januari lalu, sementara untuk bulan Februari masih dalam pendataan, tapi juga diperkirakan tak signifikan.
"Luas areal sawah yang tergenang banjir pada Januari 2016 di bawah 2.000 ha, nggak signifikan terhadap produksi," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kementan, Suwandi, kepada detikFinance di Jakarta, Senin (15/2/2016).
Dengan perhitungan produktivitas sebesar 5,1 ton per ha, maka produksi padi hanya berkurang sebesar 10.200 ton akibat banjir. "Nggak signifikan sama sekali, dampaknya sangat kecil," ujar Suwandi.
Berdasarkan perhitungannya, pada luas panen Januari mencapai 460.000 ha dan menghasilkan 2,4 juta ton gabah kering giling (GKG). "Lalu, Februari kita akan panen 5 juta ton GKG, Maret 12,6 juta ton GKG, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2015," paparnya.
Sementara itu, Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Hasil Sembiring menambahkan, telah berupaya menekan gagal panen akibat banjir dengan menormalisasi jaringan irigasi, menyiapkan pompa-pompa untuk membuang air, dan membangun sumur-sumur untuk menyerap air di daerah-daerah rawan banjir.
"Kita sudah normalisasi jaringan irigasi, pompa sudah disiapkan, kita juga sudah membangun sumur dalam, sumur dangkal untuk daerah yang rawan banjir," tutupnya.**
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








