• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2381 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2747 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5302 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali

  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Indragiri Hulu

Ekonomi RI dalam Logika Inflasi, Deflasi dan Bunga Kredit

Rio Ahmad

Ahad, 14 Februari 2016 17:37:01 WIB
Cetak
Ekonomi RI dalam Logika Inflasi, Deflasi dan Bunga Kredit
Mirza Adityaswara

PELITARIAU, Ende -Dalam beberapa waktu terakhir, banyak sekali suara-suara yang memperdebatkan soal bunga kredit yang masih terlalu tinggi. Dari berbagai lini, sesuai kepentingannya. Di sela-sela perdebatan itu, sering muncul kata inflasi, deflasi hingga pertumbuhan ekonomi.

Mirza Adityaswara, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) memberikan penjelasan soal perdebatan tersebut. Kalangan dunia usaha ingin suku bunga acuan turun, agar bunga kredit bisa lebih rendah. Suku bunga turun, tapi perbankan masih mikir-mikir dengan berbagai macam pertimbangan.

Inflasi menjadi kebutuhan pada negara berkembang, seperti Indonesia. Harga yang naik, berarti permintaan masih sangat tinggi dan mendorong produsen menghasilkan barang lebih banyak. Maka, kegiatan perekonomian menjadi tumbuh dan bergairah.

Namun, inflasi menjadi masalah ketika terlalu tinggi atau menyimpan risiko yang suatu waktu bisa membuat inflasi melonjak.

"Inflasi itu perlu tapi jangan terlalu tinggi," ungkap Mirza saat berbincang di tengah-tengah perjalanan ke Danau Kelimutu, Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (14/2016) seperti dikutip detik.

Sekarang, inflasi Indonesia memang sudah menunjukan perbaikan, dengan realisasi 3,35% pada 2015. Akan tetapi, masih dihantui berbagai risiko. Terutama dari sisi pangan. Bila kondisi cuaca memburuk, maka produksi dan distribusi terganggu. Permintaan tinggi dan harga akan melonjak.

"Negara berkembang itu problemnya kurang barang. Tapi permintaan banyak. Makanya harga naik. Atasi itu ya tambahin barang, distribusi diperbaiki," terangnya.

Mirza menyebutkan, level aman inflasi adalah 1-3%. Seperti yang terjadi pada negara tetangga, seperti Filipina, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Level tersebut harus berlangsung permanen dalam jangka waktu yang panjang.

"Kalau kita inflasi maksimal 3%, dan permanen," imbuhnya.

Dengan demikian, maka perbankan dapat memberikan bunga simpanan deposito pada rentang 4-5%. Masih lebih tinggi di atas inflasi, namun tidak ada risiko inflasi melonjak dan menggerus nilai dana simpanannya. Bunga kredit bisa diturunkan juga ke level di bawah 10%.

"Kalau begitu, berarti pemilik deposito dibayar 5% atau 4% itu bisa happy. Kalau dia yakin inflasi tahun depan paling 2%-an juga. Kalau begitu bunga kredit 7-8% sudah pasti," kata Mirza.

Lalu bagaimana dengan deflasi?

Posisi deflasi pada suatu negara, bisa mengantarkan suku bunga acuan pada level negatif dan membuat bunga kredit lebih rendah. Akan tetapi, tak ada pertumbuhan ekonomi yang terjadi. Ini tengah terjadi di negara-negara maju, seperti Jepang.

"Luar negeri problemnya deflasi. Di sana harga susah naik. Kenapa karena permintaan nggak naik-naik, maka harga produknya nggak bisa naik, maka turun. Saat turun, produsen jadinya kurangi produksi. Jadi Indonesia problemnya inflasi. Luar negeri itu deflasi dan resesi," papar Mirza.

"Jepang mengalami deflasi bertahun-bertahun. Dikasih bunga negatif, nggak naik juga. Banyak dari kita mengira suku bunga problem, tapi ternyata banyak negara yang suku bunga negatif pun ekonominya nggak naik. Jadi pemahaman ekonomi kita komprehensif," pungkasnya.**



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Ekonomi & Bisnis

Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita

Ahad, 07 Juni 2026 - 10:31:24 WIB

PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.

Ekonomi & Bisnis

Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:12:28 WIB

PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.

Ekonomi & Bisnis

Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:17:14 WIB

PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.

Ekonomi & Bisnis

Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan

Senin, 18 Mei 2026 - 17:22:32 WIB

PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.

Ekonomi & Bisnis

Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:31:06 WIB

PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.

Ekonomi & Bisnis

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:19:02 WIB

PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.

Terkini

  • +INDEX
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
03 Juli 2026
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
02 Juli 2026
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
02 Juli 2026
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
02 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
02 Juli 2026
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
01 Juli 2026
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
01 Juli 2026
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
01 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
01 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
  • 2 Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
  • 3 Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
  • 4 DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
  • 5 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 6 Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
  • 7 Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved