Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Sikap Sekda Meranti Yang Kurang Jantan Dalam Menghadapi Permasalahan
Rapat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Meranti
PELITARIAU, Meranti- Pada Selasa (13/01/16) kemarin, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar rapat bersama wartawan di Kantor PWI Meranti, malam itu membahas tentang sikap Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, Iqaruddin.
Dia dinilai tidak mengerti tugas-tugas dan profesi awak media, bahkan menunjukkan sikap kurang jantan dalam menghadapi permasalahan. Salah satu sikap itu adalah dengan melempar permasalahan kepada wartawan yang melakukan pemberitaan.
"Kita (wartawan) tidak terima dengan sikap Sekda yang kerap menyalahkan pemberitaan wartawan saat dirinya terpojok atau didesak oleh pihak tertentu," kata Ahmad Yuliar.
Bisa dicontohkan, saat menerima belasan perwakilan mahasiswa di Ruang Rapat Melati, terkait penyaluran beasiswa tahun 2015 yang belum terbayarkan oleh Pemkab Kepulauan Meranti. Para mahasiswa menyodorkan beberapa pemberitaan media massa yang menulis alasan Pemkab belum membayar. Mulai dari menunggu pelaksanaan Pilkada, kekosongan kas daerah hingga tidak diprioritaskan untuk dibayar karena termasuk Bansos.
Saat itu Sekda malah menjawab di depan mahasiwa dengan nada memojokkan wartawan.
"Tolong wartawan membuat berita hati-hati. Karena pejabat bersangkutan tidak pernah mengatakan seperti itu. Padahal nyata-nyata semua yang diberitakan itu adalah statement mereka," tambah Sekretaris PWI Kepulauan Meranti, Rizal.
Sikap itu juga ditentang oleh Pimred Meranti Ekspres, Taufik Hidayat. Menurutnya, sikap yang ditunjukkan Sekda Iqaruddin itu menggambarkan sebagai pejabat tinggi di daerah, dia tidak mengerti tugas jurnalistik.
"Seharusnya kalau beliau merasa dirugikan lakukan pembelaan dengan hak jawab. Atau sekalian tuntut wartawan yang menurut dia tidak benar itu. Jangan asal bicara dan menyalahkan saja," kecam lelaki yang akrab disapa Atan Lasak itu.***rilis PWI Meranti/Wr
Dia dinilai tidak mengerti tugas-tugas dan profesi awak media, bahkan menunjukkan sikap kurang jantan dalam menghadapi permasalahan. Salah satu sikap itu adalah dengan melempar permasalahan kepada wartawan yang melakukan pemberitaan.
"Kita (wartawan) tidak terima dengan sikap Sekda yang kerap menyalahkan pemberitaan wartawan saat dirinya terpojok atau didesak oleh pihak tertentu," kata Ahmad Yuliar.
Bisa dicontohkan, saat menerima belasan perwakilan mahasiswa di Ruang Rapat Melati, terkait penyaluran beasiswa tahun 2015 yang belum terbayarkan oleh Pemkab Kepulauan Meranti. Para mahasiswa menyodorkan beberapa pemberitaan media massa yang menulis alasan Pemkab belum membayar. Mulai dari menunggu pelaksanaan Pilkada, kekosongan kas daerah hingga tidak diprioritaskan untuk dibayar karena termasuk Bansos.
Saat itu Sekda malah menjawab di depan mahasiwa dengan nada memojokkan wartawan.
"Tolong wartawan membuat berita hati-hati. Karena pejabat bersangkutan tidak pernah mengatakan seperti itu. Padahal nyata-nyata semua yang diberitakan itu adalah statement mereka," tambah Sekretaris PWI Kepulauan Meranti, Rizal.
Sikap itu juga ditentang oleh Pimred Meranti Ekspres, Taufik Hidayat. Menurutnya, sikap yang ditunjukkan Sekda Iqaruddin itu menggambarkan sebagai pejabat tinggi di daerah, dia tidak mengerti tugas jurnalistik.
"Seharusnya kalau beliau merasa dirugikan lakukan pembelaan dengan hak jawab. Atau sekalian tuntut wartawan yang menurut dia tidak benar itu. Jangan asal bicara dan menyalahkan saja," kecam lelaki yang akrab disapa Atan Lasak itu.***rilis PWI Meranti/Wr
BERITA LAINNYA +INDEKS
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.








