Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1100 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2740 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5294 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2429 Kali
Lokasi TPR Dijadikan Tempat Ngokrong Para Waria ,Warga Minta Upika Bagan Sinembah Bertindak
Lokasi Pos TPR yang berada di kecamatan Bagansinembah
PELITARIAU,ROHIL- Maraknya kaum minoritas golongan banci atau waria yang menjajakan diri di seputaran pos TPR (Tempat Pemungutan Retribusi) Bus umum yang berada di Jalan Jend. Sudirman km 2 Bagan Batu kelurahan Bahtera Makmur Kota kecamatan Bagan Sinembah, Rohil membuat warga resah dan meminta Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) segera tindak tegas.
"Selain berbuat maksiat di semak-semak (sekitar TPR, red) para waria tersebut juga sebagian hobi mencuri," kata Putri (28), dikonfirmasi, Selasa (5/1/2016).
Pasalnya, kata Putri pada sekitar pukul 03.00 wib suaminya yang malam itu belum tidur melihat salah satu waria mengendap endap di steling juss miliknya.
"Suami saya melihat dari dalam kios, tangan banci itu meraba-raba steling. Karena terdengar ribut, saya pun terbangun," jelas Putri mengisahkan.
Suami Putri, Amri (32) membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, sebelum kejadian dini hari itu pernah terjadi penodongan oleh kaum waria kepada warga yang sedang melintas. Bahkan, jelasnya lagi pernah terjadi kecelakaan minibus tabrak orang yang tidak dikenali hingga tewas, karena dikejar-kejar banci.
"Saya memang tidak tahu persis kejadiannya, tapi menurut tukang becak yang melintas gara-gara dikejar banci. Bahkan seorang polisi berkata demikian," kata Amri mengisahkan hal buruk yang dilakukan banci selama ini.
Untuk itu, Amri dan Putri berharap pemerintah khususnya Upika bisa menindak tegas keberadaan waria penjaja seks menyimpang tersebut. Selain menyimpang dari ajaran Agama, keberadaan waria tersebut pun kerap melakukan tindakan kejahatan seperti yang dialaminya.
"Kami minta pemerintah, khususnya Upika Bagan Sinembah agar segera bertindak. Karena keberadaan waria di Pos TPR itu sudah jelas-jelas perbuatan maksiat," harap kedua pasangan tersebut.***Jr
BERITA LAINNYA +INDEKS
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .








