Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Kota Madia Bukittinggi Banjir ???
Kondisi Anak Air RT.2/RW.1 Tengah Banjir
PELITARIAU, Sumbar- Kota Madia Bukittinggi Sumatera Barat (Sumbar) dilanda banjir setelah diguyur hujan yang sangat deras, pada jum'at (27/11/2015) pukul 15:00 wib lebih kurang. Sasaran yang selalu menjadi langganan banjir adalah Kelurahan Pulai Anak Air Kecamatan Kota Selayan Mandiangin.
Sejumlah benda berharga milik warga habis terendam banjir, dan ini, bukan kali pertama dirasakan oleh warga setempat yang telah berdiam selama bertahun-tahun.
Selain dataran yang rendah, kondisi alinran parit juga menjadi faktor utama penyebab banjir, yakni, karena sudah dangkalnya aliran parit tersebut.
Masyarakat Pulai Anak Air ini, selalu dilanda kecemasan saat hujan melanda Kota Madia Bukittinggi. Sebab, daerah mereka tempati selalu menjadi sasaran empuk derasnya air yang datang dari bergai wilayah hingga merendam tempat tinggal mereka.
Seperti yang dilangsir Pelitariau.com dari warga setempat,"Setiap kali hujan deras, daerah kami selalu dilanda banjir selama bertahun-tahun ini,"ungkap Epi (35) ketika berbincang dalam kondisi banjir tersebut.
"Jika air terus naik, barang-barang penting kami letakan ditempat yang tinggi, setelah itu kami mengusi di dalam mobil, yang terparkir ditepi jalan. Sambil menunggu air surut untuk bersih-bersih,"terangnya lagi.
Lanjut Epi, kalo bantuam ketika banjir kami selalu menerima. Dari berbagai kalangan yang memberikannya, mulai dari makanan minuman dan sebagainya,"tutupnya.***dni.
Sejumlah benda berharga milik warga habis terendam banjir, dan ini, bukan kali pertama dirasakan oleh warga setempat yang telah berdiam selama bertahun-tahun.
Selain dataran yang rendah, kondisi alinran parit juga menjadi faktor utama penyebab banjir, yakni, karena sudah dangkalnya aliran parit tersebut.
Masyarakat Pulai Anak Air ini, selalu dilanda kecemasan saat hujan melanda Kota Madia Bukittinggi. Sebab, daerah mereka tempati selalu menjadi sasaran empuk derasnya air yang datang dari bergai wilayah hingga merendam tempat tinggal mereka.
Seperti yang dilangsir Pelitariau.com dari warga setempat,"Setiap kali hujan deras, daerah kami selalu dilanda banjir selama bertahun-tahun ini,"ungkap Epi (35) ketika berbincang dalam kondisi banjir tersebut.
"Jika air terus naik, barang-barang penting kami letakan ditempat yang tinggi, setelah itu kami mengusi di dalam mobil, yang terparkir ditepi jalan. Sambil menunggu air surut untuk bersih-bersih,"terangnya lagi.
Lanjut Epi, kalo bantuam ketika banjir kami selalu menerima. Dari berbagai kalangan yang memberikannya, mulai dari makanan minuman dan sebagainya,"tutupnya.***dni.
BERITA LAINNYA +INDEKS
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.








