Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Jokowi Minta Rakyat Indonesia Tidak Takut Hadapi MEA
PELITARIAU, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi), meminta rakyat Indonesia tidak takut menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) mulai Januari 2016 nanti. Presiden Jokowi malah mengklaim, sebenarnya negara lainlah yang takut dengan Indonesia.
"Tapi saya sedih kalau ada yang ngeluh apakah kita siap masuk MEA. Sebulan lagi kita baru bisa identifikasi produk yang bisa kita ekspor. Jadi bapak ibu tidak usah ada rasa khawatir," kata Jokowi dalam sambutannya di acara 'Penyerahan Penghargaan Produktivitas Paramakarya Tahun 2015', di Istana Negara, Selasa 24 November 2015.
Untuk itu, Jokowi meminta publik tidak ditakut-takuti terkait kesiapan Indonesia memasuki MEA tersebut. Sebab, negara lain yang justru khawatir diserbu produk-produk asal Indonesia.
"Waktu saya di Malaysia. Ada presiden, perdana menteri dan menteri negara lain yang berbisik, kalau mereka juga takut kemasukan produk kita. Kalau kita yang takut itu keliru, mereka yang takut kita, kok kita jadi takut mereka," kata Jokowi.
Identifikasi barang-barang yang bisa diekspor, lanjut Jokowi, memang belum bisa dilakukan sekarang. Sehingga, dia menugaskan para menterinya untuk melakukan itu.
"Saya bisa ngomong karena saya mulai (usaha) dari pedagang kaki lima (PKL), usaha mikro, belum masuk ke yang besar sudah jadi walikota, gubernur dan sekarang jadi Presiden. Saya tugaskan menteri perdagangan siapkan badan promosi ekspor. Pewarnaan, pengemasan itu tugas dewan penunjang ekpor," jelasnya.
Jokowi mengaku senang, beberapa produk Indonesia sudah mulai ada di negara lain. Seperti kripik singkong sudah masuk ke Korea.
Masakan lain asli Indonesia, seperti rendang, diharapkan oleh Jokowi bisa menjadi andalan Indonesia di MEA.(viva)
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








