Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2745 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Terkait Pangan Sagu, BEM UR Gelar Talkshow
Acara Talkshow yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UR)
PELITARIAU, Pekanbaru- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UR) menggelar talkshow terkait pangan sagu dengan mengangkat tema 'pangan pada even Harmoni Sejuta Karya' di venue panjat tebing Universitas Riau (UR), pada Minggu (15/11) Kemarin.
Selain Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Meranti Edy Kusdarwanto yang menghadiri untuk menjadi narasumber, tampak pula hadir dalam kegiatan tersebut, Prof Irwan Usman Pato, Dekan Fakultas Pertanian UR yang juga ketua Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (Patpi) Cabang Riau, serta tampil Erwin selaku General Manager PT National Sago Prima, perusahaan sagu terbesar yang berlokasi di Kepulauan Meranti.
Dalam talkshow tersebut, Prof Irwan memaparkan hasil kajian yang sangat menarik. Dia menegaskan bahwa kandungan sagu jauh lebih baik dari beras dan gandum.
"Energi yang dihasilkan sagu jauh lebing tinggi dari beras dan gandum. Orang yang mengkonsumsi sagu seperti masyarakat di Papua, energinya jauh lebih kuat dari yang mengkonsumsi nasi, " ungkapnya.
Menurutnya, mindset masyarakat perlu diubah mengenai pangan sagu. perlu terus disosialisasikan bahwa sagu bukan makanan kelas dua, bukan makanan orang miskin namun sagu justru makanan yang lebih menyehatkan karena memiliki kandungan energi tinggi dan rendah kadar gula.
"Kita perlu kembali ke pangan sagu yang produksinya surplus sangat tinggi. Soalnya lahan pertanian padi semakin berkurang karena alih fungsi lahan menjadi lahan bangunan dan perkebunan sawit. Sementara tingkat konsumsi pangan di Riau terus meningkat tajam karena tingginya pertumbuhan penduduk," sebut Irwan.
Sedangkan Presiden Mahasiswa UR Andres Pransiska menjelaskan bahwa sagu merupakan produk pangan yang lahannya tersebar luas di Riau namun masih minim dikonsumsikan oleh masyarakat.
Atas dasar itulah mahasiswa merasa perlu ikut mendorong dan mempopulerkan pangan sagu. "Ini bagian dari peran mahasiswa dalam pembangunan," jelasnya.
"Kita menginginkan sagu semakin dikenal luas dan dimanfaatkan secara nasional dan internasional. Sebab itu, pada acara ini kita juga menggelar pemecahan rekor MURI untuk sajian sagu terbanyak dengan seribu piring mie sagu, " tambahnya.
Sebelumnya Rekor UR Dr Aras Mulyadi menjelaskan bahwa sagu merupakan pengan yang sudah dikenal. Selain itu semakin banyak kajian tentang sagu telah dilakukan dan banyak manfaat sagu ditemukan mulai dari untuk produk pangan sampai bahan bakar.
"UR terus berupaya mengembangkan sagu ini. Kami sudah bekerjasama dengan Balitbang Provinsi Riau untuk pengkajian sagu. Bahkan jurnal ktia di Fakultas Pertanian diberi nama Jurnal Sagu, " paparnya.***wr
Selain Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Meranti Edy Kusdarwanto yang menghadiri untuk menjadi narasumber, tampak pula hadir dalam kegiatan tersebut, Prof Irwan Usman Pato, Dekan Fakultas Pertanian UR yang juga ketua Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (Patpi) Cabang Riau, serta tampil Erwin selaku General Manager PT National Sago Prima, perusahaan sagu terbesar yang berlokasi di Kepulauan Meranti.
Dalam talkshow tersebut, Prof Irwan memaparkan hasil kajian yang sangat menarik. Dia menegaskan bahwa kandungan sagu jauh lebih baik dari beras dan gandum.
"Energi yang dihasilkan sagu jauh lebing tinggi dari beras dan gandum. Orang yang mengkonsumsi sagu seperti masyarakat di Papua, energinya jauh lebih kuat dari yang mengkonsumsi nasi, " ungkapnya.
Menurutnya, mindset masyarakat perlu diubah mengenai pangan sagu. perlu terus disosialisasikan bahwa sagu bukan makanan kelas dua, bukan makanan orang miskin namun sagu justru makanan yang lebih menyehatkan karena memiliki kandungan energi tinggi dan rendah kadar gula.
"Kita perlu kembali ke pangan sagu yang produksinya surplus sangat tinggi. Soalnya lahan pertanian padi semakin berkurang karena alih fungsi lahan menjadi lahan bangunan dan perkebunan sawit. Sementara tingkat konsumsi pangan di Riau terus meningkat tajam karena tingginya pertumbuhan penduduk," sebut Irwan.
Sedangkan Presiden Mahasiswa UR Andres Pransiska menjelaskan bahwa sagu merupakan produk pangan yang lahannya tersebar luas di Riau namun masih minim dikonsumsikan oleh masyarakat.
Atas dasar itulah mahasiswa merasa perlu ikut mendorong dan mempopulerkan pangan sagu. "Ini bagian dari peran mahasiswa dalam pembangunan," jelasnya.
"Kita menginginkan sagu semakin dikenal luas dan dimanfaatkan secara nasional dan internasional. Sebab itu, pada acara ini kita juga menggelar pemecahan rekor MURI untuk sajian sagu terbanyak dengan seribu piring mie sagu, " tambahnya.
Sebelumnya Rekor UR Dr Aras Mulyadi menjelaskan bahwa sagu merupakan pengan yang sudah dikenal. Selain itu semakin banyak kajian tentang sagu telah dilakukan dan banyak manfaat sagu ditemukan mulai dari untuk produk pangan sampai bahan bakar.
"UR terus berupaya mengembangkan sagu ini. Kami sudah bekerjasama dengan Balitbang Provinsi Riau untuk pengkajian sagu. Bahkan jurnal ktia di Fakultas Pertanian diberi nama Jurnal Sagu, " paparnya.***wr
BERITA LAINNYA +INDEKS
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .








