Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Ranking Terbaru FIFA: Indonesia Peringkat ke-35 dari Bawah
PELITARIAU, Jakarta - Seperti sudah diperkirakan sebelumnya, posisi Indonesia dalam sistem ranking FIFA terus merosot. Terkucilnya tim nasional dari seluruh ajang di level internasional akibat sanksi skorsing yang dijatuhkan Komite Eksekutif FIFA pada 30 Mei 2015 jadi alasan utama kemerosotan itu.
Dalam daftar ranking terbaru yang dirilis FIFA per Kamis (5/11/2015) sore WIB, Indonesia terdampar di urutan ke-174 (dengan poin 111) dari 209 negara anggota FIFA. Indonesia turun tiga peringkat, dari 171, pada bulan lalu.
Ketika itu, ranking ke-171 sudah resmi jadi ranking terburuk yang diukirkan Indonesia di FIFA sejak organisasi sepak bola dunia itu menggunakan sistem ranking pada 1993 dan semenjak Indonesia tergabung sebagai anggota resmi FIFA pada 1 November 1972 dalam Kongres FIFA di Helsinki, Finlandia.
Terus melorotnya ranking Indonesia tentu menimbulkan keprihatinan. Melihat peringkat saat ini, Indonesia hanya terpaut 35 dari urutan dasar. Bila sanksi skorsing tak kunjung dicabut akibat tidak adanya titik temu dari pihak-pihak yang berkonflik, bukan tak mungkin Indonesia akan makin terbenam di urutan dasar.
Sangat memprihatinkan karena di area bawah yang sekarang ini jadi "wilayah" Indonesia, bercokol negara-negara yang selama ini nyaris tak terdengar kiprahnya di panggung internasional semacam Kepulauan Virgin Amerika Serikat, Kaledonia Baru, Komoro, Suriname, Yaman, Monserrat, dan Seychelles.
Kendati, ranking negara tetangga seperti Laos (ke-176), Brunei Darussalam(186), Cina Taipeh (187), dan Kamboja (183) masih di bawah Indonesia, peringkat yang saat ini dimiliki Indonesia sangat tidak mencerminkan sejarah sepak bola Indonesia yang pernah jadi Macan Asia, juga salah satu raksasa di kawasan Asia Tenggara.
Di sisi lain, Timor Leste, yang federasi sepak bolanya baru berdiri pada 2002 dan bergabung dengan FIFA tiga tahun kemudian, makin meninggalkan Indonesia. Negara yang pernah jadi bagian Indonesia itu kini berada di ranking ke-162. Jauh lebih bagus dari Malaysia (ke-171).
Sementara, Filipina masih jadi negara di kawasan Asia Tenggara yang memilik peringkat terbaik di FIFA per 5 November 2015. Filipina ada di urutan ke-137, disusul Thailand (144), Vietnam (147), Singapura (152), dan Myanmar 161. (bola)
Open Turnamen Pengalihan Cup III 2026 Resmi Dibuka, 59 Klub Siap Perebutkan Gelar Juara
PELITARIAU, Inhil - Open Turnamen Sepak Bola Pengalihan Cup III Tahun 2026 Jumat.
Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi
PELITARIAU, Pelalawan - Tim Nabil FC lolos keputaran selanjutnya piala Gubernur .
Pemprov Riau Dukungan Penuh, Fasilitas GOR Remaja Jadi Pusat Kejuaraan Taekwondo
PELITARIAU, PEKANBARU - Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Riau kem.
32 Tim Ramaikan Turnamen Futsal Piala SAPMA IPK Cup I Bengkalis
PELITARIAU, BENGKALIS – Sebanyak 32 tim dipastikan ambil bagian dalam Turnamen.
Dispora Riau Dorong Pembinaan Atlet Lewat Turnamen Desa
PELITARIAU, Kampar — Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kepemud.
4 Tahun Vakum, Bupati Cup Karta IPK Desa Kuala Kilan Kembali Digelar Meriah
PELITARIAU, Inhu – Setelah sempat vakum selama empat tahun akibat pandemi Covi.








