Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
PSSI: FIFA Masih Akui Hasil Kongres PSSI di Surabaya
PELITARIAU, Jakarta - Berbeda dengan FIFA yang memilih bungkam seusai bertemu PSSI di Kantor PSSI, Jakarta, Senin (2/11/2015) siang, PSSI langsung menggelar jumpa pers dengan wartawan berbagai media yang berada di Kantor PSSI.
Dalam sesi konferensi pers itu PSSI diwakili Agum Gumelar (Dewan Kehormatan PSSI) juga ada Hinca Panjaitan (Wakil Presiden PSSI) dan tidak terlihat satupun delegasi FIFA yang sebelumnya menggelar pertemuan bersama.
Agum menyatakan ada dua poin penting yang menjadi hasil pertemuan PSSI dengan FIFA yang berlangsung sekitar satu jam itu. Dua hal itu yakni, FIFA menegaskan agar semua pihak tetap mengacu pada Statuta FIFA dan organisasi sepak bola tertinggi di dunia diklaim masih mengakui hasil Kongres PSSI yang berlangsung di Surabaya.
"Delegasi FIFA datang agar dapat menyelesaikan konflik sepak bola di Indonesia. Apalagi, Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018," ungkap Agum dalam konferensi pers, di kantor PSSI, Jakarta, Senin (2/11/2015).
"Menurut Anggota Exco FIFA, James Johnson, kongres PSSI di Surabaya telah sah secara statuta karena dibuka dan ditutup oleh Ketua Umum KONI dan dihadiri delegasi FIFA dan AFC," imbuh Agum.
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang digelar di Hotel JW Marriott, Surabaya, pada 18 April 2015 itu menghasilkan La Nyalla Mattalitti sebagai Presiden PSSI periode 2015-2019. Padahal, pemerintah melalui Kemenpora mengklaim membekukan PSSI pada 17 April 2015.
Masih menurut Agum, delegasi FIFA dalam pertemuannya dengan Presiden RI, Senin siang ini, akan menyampaikan apa yang dimunculkan dalam pembahasan dengan Komite Eksekutif PSSI.
"Apa yang dilakukan PSSI sesuai aturan dari FIFA. Kami selalu melaksanakan regulasi dari FIFA. Aktivitas kami tidak didukung oleh pemerintah, karena harus meminta izin ke Tim Transisi Kemenpora. FIFA akan melaporkan itu kepada Presiden Jokowi," ujar Agum.
Hinca Panjaitan menambahkan, FIFA disebut akan menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo bila pemerintah memiliki porsi tersendiri untuk mengatur kegiatan sepak bola di lingkungan negara masing-masing. "Hal itu sebenarnya sudah diatur dalam statuta," timpal Hinca.
FIFA juga diungkapkan akan menyampaikan potensi pengangkatan sanksi bila pemerintah bisa memahami hal tersebut. Seusai melakukan pertemuan dengan beberapa pihak di Indonesia selama dua hari, hingga Selasa (3/11/2015), delegasi FIFA yang dipimpin Kohzo Tashima, akan membawa rekomendasi untuk selanjutnya masuk dalam pembahasan agenda pertemuan Komite Eksekutif FIFA di Zurich, Swiss, pada 2-3 Desember 2015.
Bila hasil rekomendasi positif, sanksi FIFA atas Indonesia bisa dicabut. Akan tetapi, bila yang terjadi sebaliknya, sanksi FIFA bisa kembali dibahas dalam Kongres FIFA yang baru akan diselenggarakan tahun depan.
Di sisi lain, Agum menambahkan dirinya ditolak ketika ingin ikut masuk ke istana bersama rombongan FIFA-AFC dan PSSI untuk bertemu Presiden RI. Sejauh ini pertemuan dengan Joko Widodo hanya dihadiri delegasi FIFA tanpa dihadiri satu pun pejabat PSSI.(bola)
Open Turnamen Pengalihan Cup III 2026 Resmi Dibuka, 59 Klub Siap Perebutkan Gelar Juara
PELITARIAU, Inhil - Open Turnamen Sepak Bola Pengalihan Cup III Tahun 2026 Jumat.
Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi
PELITARIAU, Pelalawan - Tim Nabil FC lolos keputaran selanjutnya piala Gubernur .
Pemprov Riau Dukungan Penuh, Fasilitas GOR Remaja Jadi Pusat Kejuaraan Taekwondo
PELITARIAU, PEKANBARU - Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Riau kem.
32 Tim Ramaikan Turnamen Futsal Piala SAPMA IPK Cup I Bengkalis
PELITARIAU, BENGKALIS – Sebanyak 32 tim dipastikan ambil bagian dalam Turnamen.
Dispora Riau Dorong Pembinaan Atlet Lewat Turnamen Desa
PELITARIAU, Kampar — Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kepemud.
4 Tahun Vakum, Bupati Cup Karta IPK Desa Kuala Kilan Kembali Digelar Meriah
PELITARIAU, Inhu – Setelah sempat vakum selama empat tahun akibat pandemi Covi.








