Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1108 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2751 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5308 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2432 Kali
Pengidap Lima Penyakit Akibat Asap Terus Bertambah
Kota Pekanbaru Pengidap ISPA Terbanyak di Riau
Ilustrasi Lima Penyakit Akibat Asap (int)
PELITARIAU, Pekanbaru- Kabut asap yang terus menerus menutupi Riau Khususnya Kota Pekanbaru belakangan ini sangat berdampak pada kesehatan masyarakat, buktinya pengidap dari lima penyakit akibat kabut asap di Riau dan Pekanbaru terus bertambah setiap harinya.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau menunjukan adanya peningkatan lima penyakit akibat kabut asap ini, Kota Pekanbaru yang menunjukan pengidap ISPA terbanyak di Provinsi Riau ialah sebanyak 20347 ribu pengidap.
sementara untuk pengidap ISPA yang paling rendah di Provinsi Riau ialah Kabupaten Kep. Meranti sebanyak 1361 ribu pengidap, Pneumonia tertinggi di Kab. Bengkalis, sebanyak 428 pengidap terendah Kab. Indragiri Hulu hanya 1 (satu) orang pengidap, untuk Asma tertinggi di Kab. Bengkalis sebanyak 626 penderita dan yang terendah Kep. Meranti sebanyak 92 orang penderita.
Sementra itu untuk pengidap penyakit iritasi mata dan penyakit kulit tertinggi ialah Kota Pekanbaru sebanyak 754 untuk iritasi matavdan Kab. Siak 1072 ribu untuk penyakit kulit dan yang terendah Kep. Meranti 11 orang penderita untuk iritasi mata 46 untuk penyakit kuli.
Menurut Dirut Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad Nuzelly Husnedi saat dijumpai pelitariau.com usai acara hari lingkungan hidup sedunia, bukan hanya ISPA, kalau secara umun pengidap lima penyakit akibat kabut asap memang bertambah, itu di tingkat pertama yang berada di Dinas Kesehatan Provinsi Riau, sedangkan di tingkat lanjut masih Fluktuasi waktu asap bertambah, jikat tidak ada asap cenderung menurun.
"Ya kalau secara umun ya memang berhambah, untuk yang penderita ISPA memamag bertambah datanya ada di Dinkes Riau itu untuk yang tingkat pertama, sedangkan untuk yang tingkat lanjut berfluktuasi, watu asap ya bertambah waktu tidak lagi ada asap ya tidak," kata Nuzelly kepada Pelitariau.com.***osp
BERITA LAINNYA +INDEKS
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.








