Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2747 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5302 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
SKPD Tak Miliki PA Definitif
Soal Pemanfaatan ASN, Penjabat Bupati Inhu Tak "Cerdas" Pahami Aturan
Penjabat Bupati Inhu Kasyaruddin
PELITARIAU, Rengat- Pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Kabupaten Inhu, masih ditemukan kekosongan Pengguna Anggaran (PA), dengan tidak adanya PA definitif maka memengaruhi serapan anggaran. Untuk menempatkan pejabat PA di SKPD Penjabat Bupati Inhu H Kasyaruddin dinilai tidak cerdas memilih pembantunya dalam menjalankan roda pemerintahan.
Demikian dikatakan Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM-Riau) Kecamatan Rengabarat Musdiyansyah kepada pelitariau.com Selasa (27/10) di Pematangreba. "Menjadi penjabat butapi harus cerdas memahami aturan dan cerdas memilih Aparatur Sipil Negara (ASN,red) untuk membantu tugasnya," kata Musdiyansyah.
Dikatakannya, Ada beberapa SKPD di Inhu tidak memiliki PA definittif, diantaranya adalah Dinas pekerjaan umum dengan anggaran belanja daerah yang dikuasainya nencapai ratusan milyar, Kantor Inspektorat selaku pengawas Internal didaerah juga tidak memiliki PA definitif serta Dinas Pertambangan dan lainya.
"Dengan kokosongan penjabat definitif di SKPD khusus eselon dua, maka muncul ketakutan di SKPD dalam melakukan serapan anggaran, kita melihat Penjabat Bupati Inhu tidak membawa dampak baik bagi kemajuan daerah ini," tegasnya.
Lebih jauh dijelaskannya, atas kekosongan PA definitif di SKPD maka, DPRD harus mengambil kebijakan khusus dalam memberikan penilaian dalam pelaksanaan pembangunan di Inhu. "Jika buruh hasil kerja penjabat Bupati Inhu baiknya diusulkan untuk di tukar," harapnya.**hf.
Demikian dikatakan Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM-Riau) Kecamatan Rengabarat Musdiyansyah kepada pelitariau.com Selasa (27/10) di Pematangreba. "Menjadi penjabat butapi harus cerdas memahami aturan dan cerdas memilih Aparatur Sipil Negara (ASN,red) untuk membantu tugasnya," kata Musdiyansyah.
Dikatakannya, Ada beberapa SKPD di Inhu tidak memiliki PA definittif, diantaranya adalah Dinas pekerjaan umum dengan anggaran belanja daerah yang dikuasainya nencapai ratusan milyar, Kantor Inspektorat selaku pengawas Internal didaerah juga tidak memiliki PA definitif serta Dinas Pertambangan dan lainya.
"Dengan kokosongan penjabat definitif di SKPD khusus eselon dua, maka muncul ketakutan di SKPD dalam melakukan serapan anggaran, kita melihat Penjabat Bupati Inhu tidak membawa dampak baik bagi kemajuan daerah ini," tegasnya.
Lebih jauh dijelaskannya, atas kekosongan PA definitif di SKPD maka, DPRD harus mengambil kebijakan khusus dalam memberikan penilaian dalam pelaksanaan pembangunan di Inhu. "Jika buruh hasil kerja penjabat Bupati Inhu baiknya diusulkan untuk di tukar," harapnya.**hf.
BERITA LAINNYA +INDEKS
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.








