• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1122 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2423 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2789 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5345 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2445 Kali

  • Home
  • Nasional

Populi Center: Upaya Jokowi Atasi Kabut Asap Belum Memuaskan

Rio Ahmad

Senin, 26 Oktober 2015 18:20:53 WIB
Cetak
Populi Center: Upaya Jokowi Atasi Kabut Asap Belum Memuaskan
Kabut asap di Inhu Riau

PELITARIAU, Jakarta - Hasil survei opini publik yang dilakukan oleh Populi Center menunjukkan bahwa bencana kabut asap sangat mempengaruhi kepuasan responden terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Mayoritas responden merasa tidak puas dengan kinerja pemerintah karena penanganan bencana tersebut dianggap mengecewakan.

"Persentase responden yang menyatakan puas dan sangat puas terhadap kinerja Presiden Jokowi di daerah terdampak asap hanya 35,6% sementara yang tidak puas 60,8%," kata peneliti Populi Center, Nona Evita di Hotel Kartika Chandra, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2015).

Survei ini diselenggarakan selama sepekan pada tanggal 15-22 Oktober 2015 dengan metode survei multistage random sampling. Margin of error 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%. Jumlah sampel 120 kecamatan yang tersebar di seluruh Indonesia. Sedangkan jumlah responden sebanyak 1.200 orang.

Sementara 3 persoalan utama yang dituntut oleh responden untuk segera diselesaikan adalah pengangguran atau kesempatan kerja, yakni sebesar 33,5%. Kemudian pemberantasan korupsi 29,9% dan kebakaran hutan 8%.

Selain itu masyarakat juga tak setuju dengan kebijakan kenaikan harga BBM. Kebijakan itu tidak populer di masyarakat.

"Selama setahun memerintah, keputusan Presiden paling mengecewakan adalah kenaikan harga BBM bulan November 2014 yakni sebanyak 58,2%," katanya.

Keputusan mengecewakan selanjutnya, menurut Nona adalah pencalonan Kapolri pada bulan Januari 2015 yang berujung konflik antara KPK-Polri, dengan prosentase 10,9%. Dukungan untuk pembubaran PSSI sebanyak 5,8%. Kemudian pelantikan menteri-menteri dari parpol yakni sebanyak 3,2%.

Proyek kereta cepat Jakarta Bandung juga sempat dinilai sebagai keputusan yang memgecewakan yaitu sebesar 1,1%. Keputusan lainnya adalah BPJS, rupiah melemah, banyak PHK, bencana asap, harga karet anjlok sebesar 2,5%. Sementara yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 18,2%.

Kemudian untuk masalah yang dinilai paling buruk penanganannya dalam masa Kabinet Kerja adalah terkait kenaikan harga bahan kebutuhan, yakni mencapai 33,8%. Selanjutnya masalah kebakaran hutan dan lahan sebanyak 27,1% dan pelemahan rupiah sebanyak 18,9%.

"Pemutus hubungan kerja, kekeringan dan sawah puso, bencana alam Sinabung dan lainnya seperti ekonomi, bangunan tol, BPJS, harga pupuk tidak stabil, kemiskinan juga masuk dalam daftar yang penanganannya dianggap paling buruk," kata Nona.(detik)



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 - 01:54:33 WIB

PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.

Nasional

Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:56:13 WIB

PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.

Nasional

Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:33:46 WIB

PELITARIAU,  Bogor -  Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.

Nasional

Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:18:41 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.

Nasional

Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:05:32 WIB

PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.

Nasional

Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:12:43 WIB

PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.

Terkini

  • +INDEX
Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang
08 Juli 2026
Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Atas Temuan Pada Dinas PUPR
08 Juli 2026
Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
08 Juli 2026
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
08 Juli 2026
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
08 Juli 2026
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
08 Juli 2026
PT EMP Energi Gandewa Gelar Coffee Morning dan Ramah Tamah Bersama Insan Pers di Kecamatan Tapung Hulu
08 Juli 2026
Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Meranti Bersama 9 Paket Sabu
08 Juli 2026
SMK Telkom Pekanbaru Tatap Tahun Ajaran 2026/2027, Perkuat Sinergi Industri Cetak Lulusan Siap Kerja
08 Juli 2026
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
07 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
  • 2 Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
  • 3 Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
  • 4 Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
  • 5 Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
  • 6 Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
  • 7 Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved