Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Deklarasi Dukungan Daerah Istimewa Riau LAMR Meranti Menapak Jejak Kearifan Lokal Melayu
PELITARIAU, Meranti - Pengurus Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (DPH LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan Langkah Awal Menapak Jejak Kearifan Lokal Melayu di Kecamatan Rangsang Barat.
Rombongan ini dipimpin oleh Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik. Turut hadir Ketua V yang membidangi Lingkungan Hidup dan Kearifan Lokal, Datuk H. Darwis, S. Pd, M.M., Sekum Datuk Zaini Mahadun, Ketua Panitia Datuk Abdul Zaid Ismail dan beberapa pengurus DPH LAMR yang lain.
Datuk Seri Afrizal Cik menyatakan bahwa, langkah Awal ini dilaksanakan dalam rangka persiapan untuk melaksanakan kegiatan Menapak Jejak Kearifan Lokal Melayu yang akan dilaksanakan beberapa waktu ke depan. Langkah Awal ini adalah semacam survei lokasi untuk menentukan "Titik Henti" pada kegiatan Menapak Jejak Kearifan Lokal Melayu yang direncanakan.
Setelah melaporkan kedatangan mereka ke Camat Rangsang Barat, rombongan DPH LAMR Kepulauan Meranti ini langsung menuju tempat-tempat yang akan dijadikan rencana "Titik Henti".
Adapun beberapa tempat yang akan dijadikan "Titik Henti" tersebut adalah: Pertama, Balai Adat Kecamatan Rangsang Barat di Desa Bantar. Kedua, Masjid tertua di Pulau Rangsang yaitu Masjid Jami' Arruhama, yang berdiri pada 1920 dan diresmikan oleh Sultan Siak yang terletak di Dusun Ayun, Desa Permai. Ketiga, Pantai Tanjung Motong, Desa Permai, yang merupakan tempat bersejarah terjadinya Insiden Tanjung Motong pada 6 Juni 1948, yakni pertempuran Pasukan TNI melawan Tentara Belanda. Keempat, Kawasan Penghijauan Mangrove Cinta, Desa Anak Setatah.
Datuk Seri Afrizal Cik menambahkan bahwa, direncanakan bersamaan dengan kegiatan Menapak Jejak Kearifan Lokal Melayu ini, juga akan dilaksanakan Deklerasi Dukungan Daerah Istimewa Riau yang akan dilaksanakan di salah satu pantai bagian utara Pulau Rangsang yang berhadapn dengan Selat Malaka. Di titik perbatasan inilah kami menyampaikan seruan dan dukungan dari LAMR Kepulauan Meranti agar Riau dijadikan daerah istimewa. Sebab salah satu keistimewaan Riau selain berada di daerah terdepan dan terluar, adalah adanya budaya dan bahasa yang hampir sama dengan budaya dan bahasa orang-orang yang berada di Tanah Semenanjung, Malaysia.
Kedatangan Pengurus DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti ke Kecamatan Rangsang Barat disambut oleh Ketua LAMR Kecamatan Rangsang Barat, Datuk H. Suardi, S. Pd, dan sejumlah pengurus yang merupakan Panitia Lokal Menapak Jejak Kearifan Lokal Melayu.
"Mohon doanya, agar kegiatan Menapak Jejak Kearifan Lokal Melayu yang kami rencanakan ini berjalan dengan lancar dan sempurna", tutup Datuk Seri Afrizal Cik kepada awak media.**
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.









