Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
BBM Jenis Premium Hilang di Kecamatan Rangsang
PELITARIAU, Selatpanjang - Warga Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti, empat hari belakangan ini mengeluhkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, sejak tanggal 30 Mei lalu. Setidaknya ada 4 Desa yang mengalami kelangkaan, diantaranya Desa Tanjung Samak, Tanjung Bakau,Teluk Samak, dan Desa Tanjung Medang.
Salah seorang warga Desa Tanjung Samak, Riyan Firdaus kepada pelitariau,com, Selasa (2/6) kemarin mengungkapkan, kelangkaan BBM di daerah tersebut membuat aktifitas masyarakat di Desa Tanjung Samak menjadi terganggu.
Ia juga mengatakan, di Desanya sudah empat hari terakhir ini sudah tidak tampak lagi pengecer yang menjual Premium seperti biasanya. Untuk mendapatkan nya Riyan mengaku terpaksa meminta dikirim kepada saudaranya di Selatpanjang.
"Sudah empat hari ini masyarakat menggunakan sepeda dayung sebagai alat transportasi pengganti sepeda motor. Hanya sedikit masyarakat yang menggunakan sepeda motor, itupun karena mereka masih memiliki bensin di tanki motornya," ujar Riyan.
Menurutnya, pihak terkait perlu mencari tahu penyebab kelangkaan Premium di wilayah ini, mengingat BBM tersebut sangat dibutuhkan setiap hari oleh warga setempat.
Pria dua anak ini mencurigai ada indikasi permainan pihak APMS (Agen Penyalur Minyak dan Solar) karena sebelum terjadi kelangkaan, pihak Pertamina sudah memasok BBM jenis tersebut, hanya saja belum di salurkan kepada pengencer.
"Bisa saja saat minyak ditimbun oleh salah satu agen agar bisa menaikan harga jual di saat Premium langka," kata Riyan.
Kelangkaan Premium di Desa itu juga dirasakan oleh Gono, salah seorang penjual Premium eceran di Desa Tanjung Samak ini mengaku sejak empat hari terakhir ia tidak bisa berjualan Premium lagi. Padahal penghasilan Gono didapatkan dari menjual Premium.
Gono mengungkapkan, persoalan yang menyebabkan Premium langka karena sebelum dijual kepada masyarakat, BBM tersebut sudah berpindah beberapa tangan.
Contohnya dari APMS, BBM dijual kepada pihak kedua, kemudian pihak kedua tidak disalurkan langsung ke masyarakat, namun dijual kepada pihak ketiga. Pihak ketigalah yang menjual kepada masyarakat, makanya harga BBM menjadi langka.
"Ada indikasi pihak ketiga ini sengaja menimbun Premium agar mendapat keuntungan dari kelangkaan Premium," imbuhnya.***RDY
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .








