Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pemkab Meranti Tertibkan Sampah Liar di Jalan Nelayan, Wabup Perintahkan Pengawasan Terpadu dan Pemasangan Portal
PELITARIAU, Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bergerak cepat menangani persoalan penumpukan sampah liar di kawasan Jalan Nelayan, atau belakang PLN Selatpanjang. Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin SM MM, turun langsung ke lapangan pada Jumat (21/3/2025) pagi, untuk meninjau lokasi.
Sebagai bagian dari langkah penertiban, penutupan sementara akses jalan ke lokasi pembuangan menjadi keputusan awal yang diambil. Pemerintah juga memindahkan seluruh tumpukan sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Gogok sebagai solusi tanggap darurat.
“Kita tidak bisa membiarkan ini terus berulang. Selain mencemari lingkungan, ini juga menimbulkan kesan bahwa kota kita tidak dikelola dengan baik. Ini soal tata kelola, soal wajah daerah,” tegas Muzamil.
Lebih jauh, Wakil Bupati menegaskan akan ada pengawasan terpadu untuk mencegah masyarakat kembali membuang sampah di lokasi tersebut. Ia telah memerintahkan Satpol PP, pihak kecamatan dan kelurahan hingga bantuan aparat kepolisian, untuk melakukan patroli rutin dan berjaga di titik rawan.
Tak hanya itu, dalam waktu dekat Pemkab juga akan memasang portal di lokasi untuk membatasi akses kendaraan ke area tersebut. Portal tersebut akan dikontrol oleh petugas sebagai bagian dari sistem pengawasan yang lebih ketat.
“Pemasangan portal ini bukan untuk menghambat masyarakat, tapi untuk mengamankan kawasan dari aktivitas buang sampah sembarangan. Ini langkah preventif,” ujar Muzamil.
Ia juga menegaskan bahwa setelah lokasi dibersihkan dan sistem pengawasan diberlakukan, akses jalan akan kembali dibuka secara terbatas dengan pemantauan penuh dari petugas lapangan.
Kebijakan ini merupakan bagian dari penataan sistem pengelolaan sampah di wilayah perkotaan Meranti. Pemerintah daerah tengah merancang pendekatan jangka panjang, termasuk peningkatan kapasitas infrastruktur TPS, edukasi masyarakat, dan penegakan aturan berbasis kolaborasi lintas sektor.
“Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan secara parsial. Kita butuh kerja sama semua pihak, terutama masyarakat, agar budaya tertib dan bersih bisa tumbuh secara kolektif,” tutup Muzamil.
Turut hadir mendampingi Kepala Dinas Perkimtan LH Saiful Bakhri, Kepala Dinas PUPR Fajar Triasmoko, dan Kepala Satpol PP Tunjiarto, Camat Tebing Tinggi Husni Mubarak, Kapolsek Tebing Tinggi IPTU Bakara dan Lurah Selatpanjang Kota. **
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.









