• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1027 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2283 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2648 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5199 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2373 Kali

  • Home
  • Tokoh
  • Indragiri Hulu

Bukan Sumando Langau Ijau, Jadilah Ninik Mamak

Ramdana

Jumat, 31 Januari 2025 23:42:15 WIB
Cetak
Bukan Sumando Langau Ijau, Jadilah Ninik Mamak
Zulpen Zuhri

PELTARIAU.com - Sumando adalah sifat seseorang yang digunakan oleh masyarakat asal Sumatra Barat, istilah Sumando di Ranah Minang itu saya ceritakan untuk mengingatkan akan pentingnya menjaga hubungan dalam komunitas, sebab Sumando dalam makna orang minang adalah bagian dari keluarga.

Entah apa pula penyebab saya menanyakan secara detail tentang karakter, Sumando dalam kebudayaan Minang Kabau kepada tiga rekan saya dari ranah minang ini di acara makan malam saat mengikuti Rakernas Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), tapi menanrik memang untuk dibahas mengingatkan agar jadilah "Sumando Ninik Mamak"

Banyak pembahasan yang kami diskusikan dalam rombongan delegasi JMSI pengurus daerah Provinsi Riau ini, dan terdapat di tengah masyarakat atau bahkan sifat buruk seseorang di komunitas ada di sekitar kita, jika kawan diumpamakan sebagai Sumando, dapat dilihat dari berbagai tipe berdasarkan sifat dan perilaku Sumando itu di komunitas kelompok.

Pertama, Sumando Langau Ijau, sifat Sumando ini selalu menciptakan konflik ditengah ketentraman kelompok. Kelakuannya yang suka mengadu domba dan menimbulkan maslah dalam komunitasnya mungkin membuat hatinya tentram.

Diumpamakan Langau Ijau yang sering membawa masalah dengan menebar fitnah sana sini dan adu domba, sehingga tercipta perselisihan di antara satu sama yang lain dalam komunitas atau kelompok masyarakat.

Digambarkan seperti langau Ijau ''(lalat hijau)" kata Bang Ridho saya menyapanya dia adalah sekretaris JMSI Riau. "Sifat Langau hinggap sana-sini dengan meninggalkan kotoran, dimana kotoran Langau Ijau adalah ulat, akhirnya menggerogoti bekas tempat hinggap Langau Ijau itu," kata Bang Ridha.

"Bahaya Samando Langau Ijau itu ketua pusat, jangan coba coba," kata Bang Ridha kembali menimpali seraya ketawa melihat ke salah satu rekanya seraya mempersilahkan tulislah sebagai berbagai bahan carita perjalanan menuju Rakernas JMSI.

Lain lagi yang istilah Sumando yang kedua disebut "Sumando Kacang Miang" karakter seseorang yang mendapatkan julukan Sumando Kacang Miang dimaknai menjadi sumber masalah atau kegaduhan, sifatnya sering bertindak sembrono, mudah terlibat konflik, dan tidak mampu menjaga keharmonisan dalam komunitas atau keluarganya.

"Sifat Sumando kacang miang sering dianggap sebagai pengganggu, kacang miang tuh kalau disentuh bisa gatal gatal kita," kata Bang Efridel rekan kerja satu kantor saya, beliau pimpinan perusahaan koran harian vokal yang berpusat di Pekanbaru.

Bang Efridel tak mau dibilang dari Padang, dia mengaku dari Lima Puluh Kota masih daerah tanah Minang jugalah. "Tak baguslah tuh sifat Sumando kacang miang," celetuk Bang Efridel, mempertegas sifat Sumando kacang miang.

Yang ketiga adalah sifat "Sumando Lapiak Buruak" pak Tun Akhyar wakil ketua bidang OKK JMSI Riau menimpali, sifat Sumando tersebut orangnya pemalas dan tidak bertanggung jawab ketika diberikan amanah.

"Sifatnya sering bergantung pada orang lain dalam komunitas itu, atau berada dibawah ketiak seseorang, tanpa memberikan kontribusi yang berarti," pikir saya.

Kehadiran Sumando Lapiak Buruak dalam komunitas hanya menjadi beban, diibaratkan seperti tikar yang sudah usang atau buruk dan tidak berguna.

Dari Tipe tiga Sumando diatas, seperti "abu di atas tunggul," tidak stabil dan mudah terhebus, tidak bisa diandalkan juga. Apakah kawan saya ada memiliki tiga tipe Sumando itu dalam istilah masyarakat Minang kabau tersebut, entalah.

Sifat Sumando yang terbaik adalah yang ke empat ini yaitu "Sumando Ninik Mamak" Seseorang yang punya sifat baik, yang ideal dan dihormati. "Anak dipangku, kemanakan dibimbing, orang kampung dipatenggakan"

Tipe Sumando Ninik Mamak bisa digambarkan sifat seorang teman yang bijaksana, bertanggung jawab, dan dihormati baik di dalam komunitas maupun hingga dikelompok masyarakat yang lebih besar, Sumando Ninik Mamak ini begitu dihargai dan disegani di komunitasnya.

Sifat untuk seorang suami, Sumando Ninik Mamak tidak hanya menjadi ayah bagi anak-anaknya, meski bukan sebagai ketua dalam komunitasnya tapi dia mau membimbing kawan untuk maju bersama sama, serta menjaga kehormatan komunitasnya di mata masyarakat apa tak lagi dituakan berdasarkan kesepakatan dalam komunitasnya.

Sebenarnya, setiap tipe sumando di atas mencerminkan hubungan suami dengan keluarga istri di dalam budaya Minangkabau, yang kami ceritakan umpama dalam komunitas atau kelompok masyarakat.

Yang sangat mengutamakan keharmonisan dan bertanggung jawab adalah "Sumando Ninik Mamak" menjadi gambaran ideal, sedangkan tiga tipe Sumando lainya lainnya mengandung nilai-nilai negatif yang harus dihindari dalam kehidupan sehari-hari.

Sifat sifat Sumando ini pernah saya dengar diceritakan sahabat saya Sunaryo Ningrat yang bertugas sebagai anggota Polri di Polsek Rengat Barat Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau. Cerita diatas hanya mengisi kekosongan dan pernah saya puplish di Facebook. Wallahu a'lam bishawab

Catatan Zulpen (Wartawan/Pengurus JMSI Pusat)



 Editor : Ramdana / Redaksi

[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Tokoh

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

Sabtu, 02 Mei 2026 - 19:13:48 WIB

PELITARIAU.com - KITA hidup di era ketika kecepatan mengalahkan kedalaman, dan s.

Tokoh

Duka atas Kebakaran SMA Negeri 1 Meranti dan Harapan Transparansi

Kamis, 02 Oktober 2025 - 14:23:45 WIB

PELITARIAU.com - Kebakaran yang melanda SMA Negeri .

Tokoh

Risnandar Mahiwa Pj Walikota, Terbukti Korupsi dan Dilupakan Masyarakat

Ahad, 28 September 2025 - 23:18:20 WIB

PELITARIAU.Com - Sudah jatuh ditunggu kaca. Itu slogan anak-anak muda sekarang. .

Tokoh

Harlah KNPI, Iyai Mirza Berikan Kesempatan Pemuda Lampung Berpartisipasi Bangun Ekonomi Daerah

Kamis, 31 Juli 2025 - 21:08:57 WIB

PELTARIAU, Lampung - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak pemuda di .

Tokoh

Konsistensi ASEAN dalam Mendukung Palestina

Rabu, 09 Juli 2025 - 13:36:37 WIB

PENDERITAAN bangsa Palestina masih menjadi salah satu persoalan paling krusial d.

Tokoh

Dirgahayu Polri, Polisi Ideal Itu Ada?

Senin, 30 Juni 2025 - 18:37:51 WIB

SETIDAKNYA ada tiga makna yang dapat kita ambil dari sebuah perayaan  hari .

Terkini

  • +INDEX
Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Muzamil Ajak Masyarakat Hijrah Menuju Meranti Unggul dan Agamis
21 Juni 2026
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
21 Juni 2026
Sambut Hari Bhayangkara Ke- 80 Wakapolres Buka Tournamen Bola Volly Semarakan Kampung Tangguh Anti Narkoba
21 Juni 2026
800 Pelari Padati Bhakti Praja, Fun Run Polres Pelalawan Panaskan Road to RBR 2026
21 Juni 2026
Fun Run Road to Riau Bhayangkara Run 2026 Meriah, Polres Inhil Gaungkan Semangat Polri Untuk Masyarakat
21 Juni 2026
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Mandah Cek Lahan Jagung di Desa Bente
21 Juni 2026
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Meranti Gelar Bahti Kesehatan
21 Juni 2026
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Ribuan Peserta Padati Fun Run Road To RBR 2026
21 Juni 2026
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Salurkan 3.060 Paket Bansos Untuk Masyarakat
21 Juni 2026
Wabup Muzamil Hadiri Road to Riau Bhayangkara Run 2026, Ribuan Peserta Semarakkan HUT Bhayangkara ke-80 di Meranti
21 Juni 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Kejurkab Men Fitness PBFI Meranti 2026 Digelar, Pemkab Targetkan Lahir Atlet Binaraga Berprestasi Hingga Tingkat Nasional
  • 2 Polsek Tebing Tinggi Ungkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Dua Terduga Pelaku Diamankan
  • 3 Wabup Muzamil Bersama Delegasi Grisek Jaya Sdn Bhd Tinjau Perkebunan Kelapa di Kecamatan Rangsang
  • 4 Disdik Meranti Terbitkan Edaran Larangan Penjual Seragam dan Perlengkapan Sekolah
  • 5 Sambut Hari Bhayangkara ke-80, polres Kepulauan Meranti Laksanakan Bakti Sosial dan Green Policing di Pasar Modern
  • 6 Audiensi Bersama Grisek Jaya Sdn Bhd : Wabup Muzamil Perkenalkan Empat Komoditas Unggulan Meranti
  • 7 Hadiri Rakor GTRA Provinsi Riau 2026, Sekda Meranti Tegaskan Komitmen Dukung Reforma Agraria Berkeadilan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved