Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Netralitas Media dan Kesejahteraan Wartawan di Pilkada 2024
PELITARIAU, Medan – Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung Pilkada Serentak 2024. Hal ini disampaikan dalam diskusi bertema "Keberimbangan Media dalam Pemberitaan Pilkada" yang digelar di TVRI Medan pada Kamis, 26 September 2024.
Selain Hendry, acara tersebut juga menghadirkan Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, Ketua Prodi Magister dan Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara (USU). Keduanya membahas tanggung jawab media dalam menjaga transparansi dan partisipasi publik, serta pentingnya peran media dalam memastikan Pilkada menghasilkan pemimpin yang kompeten.
Kritik terhadap Media yang Tidak Netral
Prof. Iskandar Zulkarnain menyoroti kecenderungan ketidaknetralan media dalam pemberitaan Pilkada. “Banyak wartawan yang terlibat dalam tim sukses, sehingga kualitas pemberitaan bisa terganggu,” ujarnya. Namun, ia tetap optimistis bahwa dengan sosialisasi yang tepat dari pemerintah, masyarakat, dan organisasi profesi, publik akan mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.
Hendry Ch Bangun menambahkan bahwa kondisi media saat ini menjadi tantangan tersendiri. “Penelitian Dewan Pers beberapa tahun lalu menunjukkan hanya sekitar 30 persen media di Indonesia yang tergolong sehat,” kata Hendry. Ia menyoroti rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) di media, yang lebih fokus pada kuantitas berita daripada kualitas.
Kesejahteraan Wartawan Berpengaruh pada Kualitas Berita
Keduanya sepakat bahwa kesejahteraan wartawan berperan besar dalam menentukan kualitas informasi yang disajikan ke publik. Hendry menyoroti bahwa banyak media besar dikuasai oleh pengusaha yang juga aktif di partai politik, sehingga memengaruhi independensi pemberitaan.
Sebagai solusi, mereka mengusulkan agar pemerintah berperan lebih aktif dalam meningkatkan kompetensi wartawan. Langkah ini bisa diwujudkan melalui pelatihan dan pendidikan yang difasilitasi oleh Dewan Pers dan organisasi profesi. Selain itu, dukungan finansial seperti subsidi iklan pemerintah juga diharapkan dapat membantu media konvensional yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi.
Upaya ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya Pilkada yang berkualitas, transparan, dan berimbang dalam pemberitaan.** Prc6
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.









