Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kembang Perekonomian Dan Pariwisata
Dwi Sumarno Kunker Kepulau Jemur Rohil
PELITARIAU, Bagansiapiapi - Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumberdaya Air (Cikatarusudair) Provinsi Riau, DR.Ir. Dwi Agus Sumarno beserta rombongan saat kunker ke Kabupaten Rokan Hilir. Adapun kunker Kepala Dinas Cikatarusudair di salah satu objek wisata Pulau Jemur yang berada di kecamatan Pasir Limau Kapas,kabupaten Rokan Hilir.
Dengan mengunakan Speed Bout Dinas Perikanan Kabupaten Rokan Hilir, Dwi Agus Sumarno beserta rombongan langung meninjau lokasi Pulau Jemur, yang cocok untuk dikembangkan sebagai objek wisata serta meningkatkan perekonomian masyarakat Rokan Hilir.
DR Ir Dwi Agus Sumarno saat dikonfermasi pelitariau.com mengatakan, ada beberapa Pulau terluar di kabupaten Rokan Hilir yang saya kunjunggi, seperti Pulau Jemur, Pulau Tokong Mas, Batu mandi serta Pulau Sarang Elang.
"Saya nilai, ucap Dwi Agus Sumarno, Rokan Hilir ini kaya dengan alam, tidak hanya alam banyak pulau pulau yang perlu dilestarikan, serta dikembangkan untuk sebagai objek wisata. Dengan dijadikan objek wisata nantinya pulau jemur ini, tentunya para daerah luar pasti berdatangan ke pulau jemur ini," ucap Kadis tersebut.
Untuk proyek ini, tambah Sumarno, pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 1,5 miliar. Selain sarana tersebut juga dibangun insfratuktur, seperti sarana penerangan listrik, sarana komunikasi, tempat pendaratan ikan, pabrik ice, tempat ibadah dan keramba terapung. Agar masyarakat bisa bertahan tinggal di Pulau Jemur.
"Setelah kita mendapatkan data-data yang kita butuhkan. Kita akan bekerja sama dengan Stake holder lainya, seperti Dinas Perikanan, Dinas Pengelola Tapal Batas akan membuat skenario bersama,dan akan kita ajukan ke Pemerintah Pusat, lewat Bapenas, kira-kira untuk kawasan strategi apa nantinya." terangnya.
Ditambahkannya, kedepannya Pulau Jemur harus menjadi kawasan pengembangan okonomi yang harus dipertahankan, karena Pulau Jemur termasuk kawasan paling terluar di wilayah Provinsi Riau, selain Pulau Rangsang dan Pulau Rupat.
Menurutnya, untuk tahap pertama Dinas Cikatarusudair akan membuat master plan, setelah itu baru akan menentukan kawasan strategis dan menentukan kawasan kemudian membuat Detail Engenering Design (DED).
"Walaupun dana itu dari kita sendiri, namun kita akan mengundang instansi terkait dari Dirjen kementerian pusat dan mengundang Majelis Musyawarah Daerah, terdiri dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonsenai (DPR-RI) sekitar sembilan orang dari dapilnya masing masing." ungkap Sumarno.***Jar
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .








