Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bus siswa SMK 1 Muhammadiyah Pekanbaru Masuk Jurang di Sumbar
PELITARIAU - Bus berisi 22 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Muhammadiyah Pekanbaru masuk jurang tunggal di kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat. Akibatnya, 19 penumpang mengalami luka ringan, termasuk 3 orang guru dan seorang bayi berusia 5 tahun serta dua orang sopir mengalami luka-luka, pada Sabtu (2/5) sekitar pukul 09.40 WIB.
Kabid Humas Polda Sumatera Barat AKBP Syamsi saat dihubungi Wartawan mengatakan, bus nahas tersebut berisi 28 orang penumpang, 22 orang di antaranya siswa-siswi SMK 1 Muhammadiyah Pekanbaru. "Penumpang terdiri dari 22 orang siswa-siswi SMK 1 Muhammadiyah Pekanbaru, 3 orang guru, 1 orang sopir dan 1 orang kernet, 1 orang anak guru berusia 5 tahun," ujar AKBP Syamsi.
Menurut Syamsi, bus bernomor polisi BM 7993 TP milik Pemerintahan Kota Pekanbaru itu mengalami kecelakaan tunggal. Bus tersebut sebelum kejadian berpapasan dengan truk dari arah Padang Panjang. "Lalu bus nahas menghindar ke kiri atau bahu jalan dan tidak terkendali sehingga terjatuh ke dalam jurang sedalam kurang lebih 15 meter," kata Syamsi.
"Bus masuk jurang pada pukul 09.40 Wib tadi pagi. Tidak ada korban jiwa. Hanya luka ringan dan luka berat. Sudah dibawa ke RS di Padang," imbuhnya.
Menurut Syamsi, jumlah korban dalam kejadian nahas ini antara lain, 19 orang mengalami luka-luka keadaan umum seluruhnya sadar, dan sedang dirawat di RSUD Padang Panjang. "19 Penumpang luka-luka, untuk sementara seluruh penumpang selamat. Sedangkan kondisi bus dalam keadaan rusak berat," katanya.
Sementara itu, Kapolres Tanah Datar AKBP Heri Yulianto mengatakan, kecelakaan tunggal tersebut dikarenakan kondisi jalan yang sempit. Bus berpapasan dengan kendaraan lain, kemudian sopir mengambil posisi terlalu ke kiri, yang jurang dan terjal kemudian terperosok.
"Kondisi tanah yang dilalui bus sedang labil, sehingga tak mampu menahan berat kendaraan dan membuatnya terperosok masuk ke jurang," kata Heri.
Heri memastikan tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, tapi hampir semua penumpang mengalami luka luka. "Satu penumpang mengalami luka berat. Mereka langsung dibawa ke RS kota Padang untuk mendapat perawatan," pungkasnya.***
Sumber: Merdeka.com
Editor: Ram
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.









