Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Maknai HUT Kemerdekaan RI Dengan Cara Menerapkan Global Kebhinekaan
PELITARIAU, Pekanbaru - Dalam rangka meriahkan hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT kemerdekaan RI) ke-78 Tahun 2023, pihak Sekolah Dasar Negeri (SDN)1936 Jalan Kartama Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai kota Pekanbaru Provinsi Riau, menggelar berbagai macam kegiatan dalam bentuk permainan maupun perlombaan.
Berbagai kegiatan permainan maupun perlombaan untuk para Siswa, majelis guru dan wali murid itu sendiri meliputi, klerek, statak, joget balon, cakbur, kemudian lari dan bola estafet.
Kepala Sekolah SDN 193 Pekanbaru, Hermaneli S.Pd, Sabtu, (19/8/2023) kepada media ini mengatakan, seiring HUT Kemerdekaan RI ke-78 tahun 2023, juga dalam rangka kurikulum merdeka.
Dimana kurikulum merdeka dituntut nilai ekstra kurikuler mata pelajaran sebuah profil enam dimensi yang ada dalam Pancasila itu sendiri.
"Saya katakan, enam dimensi tersebut, beriman bertaqwa, kebinekaan global, mandiri gotong royong dan berpikir kritis serta kreatif," sebut wanita berkaca mata terkesan ramah dan murah senyum.
Masih dikatakan, Neli begitu panggilan akrabnya, saat pelaksanaan permainan maupun perlombaan unsur enam dimensi Pancasila sudah masuk di dalamnya.
Alasannya, manusia terlahir bersuku-suku dan berbangsa, namun tetap bersatu padu dalam Negara Kesatuaan Republik Indonesia (NKRI).
"kita wajib mensyukuri bahwasanya terlahir sehat dapat mempertahankan nilai global kebhinekaan. Lihat saja, dimulai dengan olah raga memiliki makna wujud syukur kita bahwa tidak ada memandang suku, ras maupun agama", terangnya.
Lebih lanjut, nilai kemandirian dan sportivitas dalam pemainan maupun perlombaan terdapat butir gotong royong mengasilkan kerja sama yang baik.
Tambahnya, dalam permainan terdapat juga nilai kebudayaan mempertahankan sebuah tradisional yang menghasilkan pemikiran kritis dan kreatif.
"Bangga dan apresiasi kepada pihak yang telah mendukung kegiatan ini, hingga berjalan sukses. Lebih khusus ucapan terima kasih kepada orang tua murid mendukung penuh pelaksanaan ini", ucapnya sembari berharap kurikulum merdeka dapat diterapkan dilingkungan rumah dengan cara membina kepada anak-anak.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana penyelenggara, Lismayanti S.Pd, mengungkapkan, untuk pelaksanaan kegiatan sudah jauh hari dipersiapkan selama sepekan.
"Saya menyadari, walaupun persiapan terkesan mendadak, namun ada kebanggaan tersendiri yakni, kekompakan dan kerjasama murid, orang tua, guru dan dibantu Ketua Komite SDN 193 Pekanbaru," tutupnya.** Prc6
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.









