Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Khoir Siswa Yang Tertimpa Tiang Bendera Terus mencari Keadilan
khoir saat di pematang reba
PELITARIAU, Rengat- Khoir Muliadi (11) anak ke 3 dari pasangan Taruna Meliala (48) dan Zubaidah (47) yang kepalanya tertimpa tiang bendera saat mengikuti upacara bendera di SDN 001 Seberida Kecamatan Batang Gansal pada tahun 2012 lalu terus mencari keadilan hingga menemui sejumlah Mentri kabinet Presiden Jokowi.
Khoir Muliadi yang kini usianya 11 tahun dan seharusnya duduk di kelas IV Sekolah Dasar terpaksa tidak bersekolah lagi sejak kejadian tersebut yang mengakibatkan batok kepalanya pecah dan mengalami kelumpuhan akibat tertimpa tiang bendera pada tahun 2012 terpaksa harus diangkat dan diganti dengan silikon.
Seperti yang disampaikan Taruna kepada Pelitariau.com Kamis (9/4) di Pematang reba bahwasanya dirinya akan terus perjuangkan bagaimana pertanggung jawaban pemerintah atas kejadian yang dialaminya.
"Saya akan perjuangkan, saya akan jumpai lagi Bupati juga Anggota DPRD Inhu bahkan saya beberapa saat lalu sudah sampai kesejumlah menteri di kabinet Presiden Jokowi untuk meminta respon Pemerintah atas musibah yang telah terjadi terhadap anak saya" kata Taruna
Dikatakannya, dirinya juga sudah sampai ke kantor mendikbud Anis Baswedan yang berkantor di jalan Sudirman Senayan Jakarta Pusat, juga berkunjung ke mentri koordinator Puan Maharani, ke Mentri sosial Khotifah, Kementri KumHam, KPAI , dan ke Lembaga perlindungan anak dan langsung bertemu dengan Aris Merdeka Sirait juga sempat bertemu dengan Gubernur DKI Ahok.
Dari sejumlah mentri yang ditemui merespon diantaranya yakni Mendikbud Anis Baswedan yang mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan dana operasi untuk selanjutnya dan layanan pendidikan di kampung halaman nantinya.
"Bapak pulang ke Riau saja dan saya akan pantau perkembangannya dari sini " kata Taruna menirukan Anis Baswedan yang menjanjikan.
Dijelaskannya, Dalam operasi Tengkorak kepala Khoir yang pecah akibat tertimpa tiang bendera ini sudah banyak mengeluarkan dana dan saat sekarang harus melakukan operasi yang (ketiga) selanjutnya, sedangkan ekonomi keluarganya saat ini sangat lemah.
Dituturkannya, Operasi pertama dilakukan Pengangkatan tempurung kepala oleh Team Dokter di RS Awal Bros, Yang kedua operasi pemasangan tengkorak palsu atau silikon di RSUD Arifin Ahmad Pekan Baru dan harapanya akan dilakukan operasi ketiga yang masih belum mempunyai dana.
Dalam operasi ketiga nantinya diharapkan agar memperbaiki syaraf- syaraf dan Khoir dapat berjalan seperti biasa karena akibat pecahnya tengkorak kepala Khoir mengakibatkan tidak dapat berjalan, sebab kedua belah kakinya tidak dapat berfungsi dengan baik.***
Penulis: Muhammad Anshori
BERITA LAINNYA +INDEKS
Sambut Siswa Baru MPLS SMKN 1 Pangkalan Lesung Dimulai 6 Juli, Siap Masuk Serentak 13 Juli 2026
PELITARIAU, Pangkalan Lesung – SMK Negeri 1 Pangkalan Lesung resmi menetapkan .
Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Perkuat Merah Putih di Ajang Olimpiade Internasional
PELITARIAU, Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Madrasah.
Polsek Gaung dan PGRI Teken Pedoman Kerja Sama Perlindungan Profesi Guru
PELITARIAU, Inhil - Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan a.
SMAN 1 Rengat Siap Sukseskan SPMB 2026, Usung Layanan Ramah Anak dan Integritas Tinggi
PELITARIAU, RENGAT - Selasa 9 Juni 2026 SMA Negeri 1 Rengat menunjukkan ke.
Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan, SD Negeri 193 Pekanbaru Mantapkan Langkah Menuju Adiwiyata Nasional 2026
PELITARIAU, Pekanbaru - Sabtu 06 Juni 2026 Lingkungan sekolah yang sehat d.
Plt Gubernur Riau Lantik Puluhan Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri
PELITARIAU, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penyegaran be.








