Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Diduga Ilegal, Pengusaha Bermata Sipit di Kepulauan Meranti Kuasai Pelabuhan Tikus
PELITARIAU, Selatpanjang - Pengusaha bermata sipit Akiong dan Ationg diduga sebagai dalang beroprasinya pelabuhan Sungaibaru Pulau Merbau sebagai akses keluar masuknya barang Ilegal dengan berbagai jenis. Pengusaha keturuan tionghoa ini dikenal menguasai sejumlah pelabuhan tikus di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Sumber yang bisa dipercaya namun namanya enggan disebutkan dalam berita ini kepada pelitariau.com kamis (9/4) menjelaskan kalau, aktifitas keluarmasuknya barang dengan berbagai jenis melalui pelabuhan Sungaibaru diduga ilegal di bakcup pengusaha yang juga bermata sipit tinggal di Kota Dumai atas nama Akeng.
"Bermacam-macam jenis barang yang dari luar negeri bang, yang jelas dari sini naik kapal di bawa ke Malaysia dan laut cina adalah rokok gudang garam," jelas Sumber serya menjelaskan buat saja beritanya bang tapi nama saya jangan di dibuat gak enak sama mereka saya kenal.
Menurut sumber, aktifitas di pelabuhan tikus termasuk di pelabuhan Sungaibaru ada 6 Speedboat yang beroperasi membawa rokok dan sebagainya. "tapi saya tidak jelas apa saja yang dibawa oleh 6 speedBoat itu, namun tampilan dari speedBoat ini terlihat sepintas biasa saja. tetapi kecepatannya cukup kencang di atas air," terang Sumber ini.
Baran-barang yang dimuat di pelabuhan Sungaibaru merupakan milik Akeng pengendali dari Dumaii, yang bertugas di pelabuhan hanya orang kepercayaannya saja biasanya turut mengawasi adalah Akiong bersama Ationg. "Mereka Akiong dan Ationg yang bertugas dan mengurus keluar masuknya barang barang dari kapal,"katanya Sumber ini seraya memberikan nomor hanpone pengusaha bermata sipit tersebut.
Pihak Beacukai Kabupaten Kepulauan Meranti belum berhasil dikonfirmasi namun Dinas perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kepulauan Meranti sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengambil tindakan tegas.
Kasat Resrim Kabupaten Kepulauan Meranti Ajun Komisari Polisi Antoni L Gaol sebelumnya menjelaskan kalau pihaknya sudah melakukan pemantauan keluar masuknya barang di sejumlah pelabuhan tikus termasuk di Pelabuhan Sungaibaru.
"Kita selama ini telah melakukan pemantau didaerah Sungaibaru, hanya saja belum ada ditemukan hal-hal yang mencurigakan dari beroperasinya kapal-kapal yang ada, Untuk mengetahui pasti ilegal apa tidak aktifitas barang masuk dan keluar melalui pelabuhan Sungaibaru yang tau pasti beacukai," kata Kasat.***
Penulis: Doni Ruby Saputra
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.








