Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Masyarakat Meranti Resah BBM langka, Satu Botol Bensin Rp.20 ribu
PELITARIAU, Selatpanjang - Dua hari belakangan ini sudah terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar di Selatpanjang, Kepulauan Meranti. Hal itu menyebabkan sebagian masyarakat Meranti, khususnya Selatpanjang merasa resah karena sulitnya BBM.
Kabupaten Kepulauan Meranti ini merupakan Kabupaten
termuda di Provinsi Riau yang menjadi langganan terjadinya kelangkaan BBM bersubsidi. Terlebih, setiap ada kabar rencana Pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pada Selasa (31/03)
pagi terlihat sejumlah Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di Jalan Banglas, Selatpanjang ditutup, serta sulit ditemuinya penjual minyak eceran, ini sangat merugikan para pengendara yang membutuhkan BBM.
Berdasarkan pengakuan dari salah seorang penjual minyak eceran, yang terletak dijalan Imam Bonjol, mengatakan bahwa saat ini minyak Sangat sulit didapatkan, dan saya menjual minyak bensin Rp 20.000 /botol.
"Saat ini BBM sangat sulit sekali, untuk perbotolnya dijual seharga Rp 20.000, itupun saya menjualnya tidak banyak," kata salah seorang pengecer.
Sementara itu, Utis (20) warga Jalan Dorak, Selatpanjang yang
merupakan pembeli minyak, merasa kesulitan sekali untuk mencari minyak, khususnya bensin di Selatpanjang ini. Apalagi Presiden Jokowi sudah menaikkan harga BBM.
"Naiknya harga BBM di Kepulauan Meranti khusunya di Selatpanjang sangat meresahkan masyarakat, sudah mahal, dan susah pulak didapat," ungkap Utis seraya mengeluh.
Dia juga menambahkan, satu botol AQUA saja dijual Rp 20.000, itupun tidak penuh, sekitar 1,3 ML, biasanya dijual Rp 13.000,
"Kami berharap kepada Pemerintah untuk bisa menurunkan harga BBM di Kepulauan Meranti ini, karena BBM merupakan suatu kebutuhan sehari-hari kita,"terangnya.
Penulis: Doni Ruby Saputra
Editor : rio
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









