Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Konflik Manusia dengan Satwa
Wanita Pekerja HTI Tewas Menggenaskan Diterkam Harimau
PELITARIAU, Pekanbaru - Peristiwa warga diterkam Harimau kembali terulang di Riau, kali ini korbannya diketahu seorang wanita pekerja HTI di Kabupaten Pelalawan, Pada Jumat (19/8/2022) malam kemarin, peristiwa ini tepatnya di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti.
Dikutip PELITARIAU dari Tribunpekanbaru.com, korban merupakan tewas diterkam Harimau ganas itu di areal perusahaan HTI. Korban tewas diterkam Harimau saat duduk di dekat kanal perusahaan sekitar pukul 19.30 wib.
Korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan pada Sabtu (20/8/2022).
Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Muhammad Tariq SIK melalui Kapolsek Kuala Kampar AKP Hanova Siagian SH membenarkan adanya warga yang dimangsa Harimau Sumatera.
Korban seorang warga di Desa Pulau Muda, Teluk Meranti. "Korban merupakan karyawan penananam atau perawatan perusahaan di Pulau Muda. Korban meninggal dunia diduga di serang harimau," sebut AKP Hanova Siagian.
Kapolsek Hanova Siagian menerangkan, korban bernama Seha Sopiana Manik (44) yang berasal dari Desa Hilimbowi, Kecamatan Idano Gawo, Kabupaten Gunung Sitoli, Provinsi Sumatera Utara.
Korban diserang Harimau Sumatera di dekat kanal PT Peranap Timber sekitar pukul 19.30 WIB. Seha Sopiana merupakan pekerja PT Essa Indah Timber Estate Serapung dalam bidang perawatan tanama HTI.
Saat kejadian, korban sedang duduk di dekat kanal barak PT Peranap Timber saat hari sudah gelap.
Tiba-tiba seekor Harimau Sumatera muncul dari balik semak-semak dan langsung menerkam korban dari belakang. Suami korban, Rudi Zai (45) yang tidak jauh dari lokasi serangan langsung berteriak meminta tolong.
Namun satwa buas itu menarik korban ke dalam hutan akasia hingga tidak terlihat lagi.
Mendengar teriakan itu, pekerja lain keluar dari barak dan berupaya mencari korban. Tetapi tidak ditemukan karena sudah dibawa oleh Harimau tersebut.
Keesokan harinya, Sabtu (20/8/2022) personil Polsek Kuala Kampar, pihak perusahaan, serta karyawan melakukan pencarian dan jenazah korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan.
"Selanjutnya dilakukan serah terima jenazah korban kepada pihak keluarga yang di saksikan oleh pihak perusahaan PT. Essa Indah Timber Estate Serapung," terang Kapolsek Kuala Kampar ini. **Prc7
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.









