Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kasus mutilasi sadis di Siak mendapat parhatian Komnas Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Ketua Komisi nasional (Komnas) Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait akan berangkat ke Riau untuk meminta keterangan sejumlah saksi dan keluarga korban. Komnas Perlindungan Anak sendiri akan menerjunkan tim reaksi cepat untuk menginvestigasi kasus pencabulan dan mutilasi terhadap tujuh korban di Riau.
"Sejauh ini ada berbagai dugaan motif mengapa empat pelaku melakukan pembunuhan sadis tersebut," kata Arist Merdeka Sirait di Jakarta, Kamis (14/8/14), seperti dilansir riauterkini.com
Dikatakan Arist, dua dari empat pelaku, MD dan DS, merupakan suami istri. Dua pelaku lain, yakni S dan DK, ikut membantu. Orang tua S diketahui merupakan paranormal yang bisa menyembuhkan penyakit. Selain itu katanya, orang tua S juga diduga menyuruh anaknya melakukan aksi sadis itu demi meningkatkan vitalitas.
"Enam dari tujuh korban merupakan bocah atau anak-anak. Seorang lagi adalah pria dewasa berusia 40 tahun. Kasus ini menjadi lebih sadis karena ada tubuh korban hasil mutilasi dijual pelaku," sebutnya.
Ditambahkan Arist, apa untuk meningkatkan vitalitas itu harus melakukan pencabulan dulu. Apa kasus ini terlalu di dramatisasi, pihaknya mengaku akan mencek betul tidak kalau ada bagian tubuh dijual.
"Selain itu, kita menduga aksi pembunuhan ini bermotif ekonomi karena ada bagian tubuh korban yang dijual ke warung," ungkapnya.
Lebih jauh Arist menyebutkan, dirinya tidak percaya bahwa pelaku utama, MD, merupakan psikopat. Sebab MD lanjutnya, melakukan pembunuhan tersebut tidak seorang diri dan secara sadar.
"Saya tidak percaya MD psikopat. Kalau psikopat harusnya melakukan sendiri. Tetapi kita lihat, ini kan masih didalami. Hasil investigasi akan kami sampaikan nantinya," ujarnya. (PR-cr.Ram)
Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan
PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.
Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya
PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.
Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung
PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.
Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam
PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .
Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi
PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.








