Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Potensi Kelapa Riau
Gubri Syamsuar Inginkan Potensi Penghasil Kelapa Terbesar Nasional Dapat Dipertahankan di Riau
PELITARIAU, PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menginginkan potensi penghasil kelapa terbesar nasional dapat dipertahankan di Provinsi Riau. Sehingga kelapa dapat menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat Riau disamping sektor lainnya.
Ia menginginkan, sektor kelapa ini dapat terus ditingkatkan di berbagai kabupaten/kota se Riau. Sehingga jangan sampai kelapa Riau hanya tinggal sejarah yang pernah berjaya tapi kemudian tergerus.
"Makanya dibutuhkan langkah yang diambil pemerintah daerah untuk pengembangan kelapa ini," ujarnya, dalam FGD bersama International Coconut Community di Kantor Bappedalitbang Riau, Rabu (26/1/2022).
Datuk Seri Setia Amanah menjelaskan, di Pulau Jawa sekarang tengah dilakukan pengembangan kelapa. Oleh sebab itu, sebagai daerah terluas perkebunan kelapanya di Indonesia, Gubri menginginkan potensi ini dapat terus diperhatikan bahkan dapat ditingkatkan di masa yang akan datang.
"Jangan sampai kita kalah dengan Jawa padahal kita yang terluas di Indonesia. Pemda Kabupaten/kota tolong ini menjadi perhatian kita," tuturnya.
Orang nomor satu di Riau ini menerangkan, melihat tantangan dan peluang kelapa di Riau saat ini, untuk itu menurutnya perlu didiskusikan secara komprehensif mencari solusi proyeksi pengembangan kelapa Riau yang diperjuangkan sebagai ikhtiar untuk bisa menghidupkan potensi kelapa rakyat agar bisa membantu perekonomian masyarakat.
Kemudian Gubri Syamsuar menjelaskan, pihaknya juga telah mengundang pakar dalam pengembangan potensi kelapa di Riau. Dengan demikian diharapkan dapat memberikan masukan pengembangan kelapa tersebut.
"Permasalahan kelapa di Riau ini perlu kita selesaikan bersama, misalnya peremajaan kelapa pengaturan tata air yang kurang mendukung, adanya tanggul yang rusak sehingga air laut masuk serta ada kecenderungan kelapa yang sudah tua ditinggalkan begitu saja," ucapnya.
Syamsuar menambahkan, perjuangan pengembangan kelapa ini tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah provinsi, akan tetapi membutuhkan kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota dan tentunya juga didukung pemerintah pusat, serta membangun jejaring dengan komunitas kelapa nasional melalui ICC.
Dalam kesempatan itu, Gubri juga meminta dukungan semua pihak untuk pengembangan kelapa ini. Sehingga diharapkan ini bermanfaat untuk bangsa Indonesia di masa yang akan datang.
"Sangat dibutuhkan komunikasi lintas sektor untuk mengkomunikasikan pengembang kelapa Riau di masa yang akan datang," sebutnya. **Prc7
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









