Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pemkab Meranti Alokasikan Rp50 Milyar Untuk Desa
PELITARIAU, Selatpanjang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti menaruh perhatian besar pada pembangunan infrastruktur pedesaan, seperti desa-desa di Kecamatan Rangsang Barat.
Pemkab mengalokasikan total dana mencapai Rp 50 milyar lebih untuk proyek infrastruktur tahun 2015, adapun proyek besar yang berada di Kecamatan yang berbatasan dengan Selat Melaka itu, yaitu pembangunan jembatan Sungai Bokor menelan dana sekitar Rp.5 milyar.
Bupati Drs H Irwan Nasir Msi, menjelaskan. Selanjutnya perbaikan jalan akses dari Desa Peranggas menuju Ibukota Kecamatan di Desa Bantar juga sebesar Rp.5 miliar.
“Kita juga mengalokasi dana untuk pembangunan dermaga di Desa Telaga Baru sebesar Rp 3 miliar, dan pembangunan dermaga Desa Sialangpasung sebesar Rp.3,5 Miliar,” ungkap Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, saat menutup Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Rangsang Barat di Desa Bantar, Rabu (11/2) siang tadi.
Irwan Nasir Msi, juga merencanakan pembangunan jalan poros baru dari Desa Telaga Baru Kecamatan Rangsang Barat menuju Desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir yang berada di tepian Selat Melaka.
"Pembangunan proyek jalan nantinya akan dibuat dengan sistem base agar kualitasnya lebih baik. Sistem tersebut sangat berbeda dengan sistem pembangunan jalan di desa-desa yang selama ini ada, dimana jalan itu nantinya diharapkan bisa di-hotmix, bukan hanya disemen saja," jelasnya.
Namun, untuk jembatan Sungai Bokor, Bupati Irwan sedikit kecewa. Soalnya, untuk pembangunan jembatan sungai Bokor tersebut sudah 3 tiga tahun dianggarkan, Namun jembatan itu tak kunjung jadi, padahal dananya sudah ada.
“Tahun ini saya minta diselesaikan, Masa pembangunan jembatan 5 milyar saja tidak mampu juga, bagaimana mau membangun jembatan yang lebih besar nantinya,"tegasnya.
"Insyaallah, kita harapkan tahun ini bisa dibangun. Saya minta Dinas Pekerjaan Umum atau Dinas Perhubungan mempercepat pelelangannya,”tutup Bupati.
Penulis: Doni Ruby Saputra
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








