Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Sagu Meranti Laris Manis di Jogja Perbulan Hampir 100 Kilogram
PELITARIAU, Selatpanjang - Tidak ada yang menyangka produk sagu Kepulauan Meranti ternyata juga digemari oleh masyarakat dari luar, bahkan sampai ke Jogjakarta. Tidak tanggung-tanggung pesanan yang dipenuhi setiap bulannya mencapai 100 Kilogram.
Adalah Ali Imroen (25), warga Kota Selatpanjang ini telah berhasil memasarkan berbagai macam produk sagu hingga ke Kota Gudeg, Jogjakarta. Dalam satu bulan, dia bisa melakukan pengiriman hingga tiga trip. Untuk satu trip jumlahnya bisa mencapai 50 kilogram.
Berbagai panganan yang diminati itu mulai dari mie sagu, kerupuk sagu, cendol sagu, dan sagu telur. "Kemarin saya baru coba mengirim sagu rendang, yang disana minta sampel mau dicoba dulu katanya," ucap Ali Imroen, ditemui Pelitariau.com di Rumahnya di Dorak Selatpanjang Rabu (11/2) pukul: 15:33 wib.
Sekitar dua tahun lalu lewat media sosial, dia mencoba memperkenalkan komoditi andalan tanah kelahirannya itu. Gayung bersambut, waktu itu promosinya langsung mendapat tanggapan dari salah seorang pengusaha dari Jogjakarta.
"Sejak itu saya mulai memesan berbagai panganan sagu. Tapi memang mi sagu yang cukup banyak diminta kalau dulu nya permintaan hanya sedikit,namun seiring berjalan nya waktu kuota pengiriman semakin meningkat dan hingga kini mencapai 100 kg/bulannya," ungkap laki-laki bujangan ini kepada Pelitariau. com.
Setiap kilogram mie sagu yang rutin dikirimnya, dibeli Ali dengan harga Rp 7 ribu dari produsen di Kota Selatpanjang. "Saya jual dengan pemesan seharga Rp 10 ribu perkilogramnya. Itu di luar ongkos kirim," ujarnya lagi.
Memang kalau dihitung-hitung keuntungan yang didapat Ali Imroen tidaklah terlalu besar, tapi ia bertekad apa yang diusahakannya saat ini adalah pembuka jalan untuk mempromosikan produk panganan sagu dari Meranti ke berbagai daerah.
"Saya optimis kedepannya nanti mi sagu ini akan mengindonesia. Tentunya akan berpengaruh terhadap perekonomian produsen panganan sagu di Meranti," tuturnya.
Penulis: Doni Ruby Saputra
Editor: Alfi
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









