Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Data BPS: Impor Non Migas Terbesar Riau Berasal dari Tiongkok
PELITARIAU, Pekanbaru - Berdasarkan data yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS), pada periode Januari-Juni 2021 impor non migas Riau terutama berasal dari Tiongkok mencapai angka terbesar yaitu US$ 152,06 juta (24,93 persen). Hal ini menjadikan Tiongkok sebagai negara pemasok impor Non Migas terbesar ke Provinsi Riau.
Kepala BPS Riau Misfaruddin mengatakan negara selanjutnya yang menjadi negara pemasok impor Non Migas terbesar ke Provinsi Riau adalah Kanada US$ 123,43 juta (20,24 persen), Malaysia US$ 46,28 juta (7,59 persen), dan Singapura US$ 32,57 juta (5,34 persen).
"Adapun kontribusi keempatnya mencapai 58,10 persen terhadap keseluruhan impor non migas," ujar Misfaruddin, Senin (19/7/2021).
Ia menjelaskan dari 10 negara utama pemasok barang impor non migas ke Riau pada bulan Juni 2021, seluruhnya mengalami kenaikan.
"Kenaikan impor terbesar terjadi dari Negara Tiongkok US$ 12,59 juta, Kanada US$ 10,16 juta, Australia US$ 4,82 juta, Thailand US$ 4,03 juta, Oman US$ 4,02 juta dan Belarusia sebesar US$ 3,38 juta," Cakapnya.
Dikatakan Misfaruddin lagi, dilihat dari perkembangan impor non migas dari sepuluh negara utama selama periode Januari-Juni 2021 terhadap periode yang sama tahun 2020, mengalami kenaikan sebesar 13,49 persen.
Impor barang konsumsi US$ 19,34 juta, bahan baku/penolong US$ 554,85 juta, dan barang modal sebesar US$ 74,92 juta. Impor bahan baku/penolong turun sebesar 8,89 persen, barang konsumsi turun sebesar 31,54 persen, dan barang modal turun sebesar 22,11 persen, dibanding periode yang sama tahun 2020.
"Dilihat dari kontribusinya terhadap total nilai impor pada periode Januari-Juni 2021, impor bahan baku/penolong memberikan kontribusi terbesar yaitu 85,48 persen, diikuti barang modal 11,54 persen dan barang konsumsi 2,98 persen," pungkasnya.
Sebagai informasi adapun 10 negara utama pemasok barang impor non migas ke Riau adalah Kanada, Tiongkok, Malaysia, Vietnam, Singapura, Thailand, Australia, Jerman, Saudi Arabia dan Amerika Serikat. **prc4
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









