Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bantuan Tanoto Foundation
Gubernur Riau Lepas 500 Ton Oksigen, Dikirim ke Jawa dan Bali
PELITARIAU, Pekanbaru - Sebanyak 500 ton oksigen bantuan dari lembaga pendidikan di Riau dikirim ke Pulau Jawa dan Bali. Oksigen ini diserahkan ke Kementerian Kesehatan guna mengatasi kelangkaan oksigen di Pulau Jawa-Bali.
"Kami dari Riau memberi bantuan 500 ton kepada saudara kita di Jawa-Bali. Kami sangat mendukung program dari Tanoto Foundation untuk membantu kelangkaan oksigen di sana," ujar Gubernur Riau Syamsuar, Jumat (9/7) saat melepas keberangkatan bantuan tersebut.
Menurut Syamsuar, bantuan ratusan ton oksigen dari Tanoto Foundation ini diproduksi pabrik PT Riau Andalan Pulp & Paper (APRIL Grup).
Dikatakannya juga, Ia akan menghubungi 2 perusahaan di Riau lainnya yang memproduksi Oxygen.
"Ada 2 perusahaan lagi yang memiliki oksigen untuk memenuhi kebutuhan saudara-saudara kita di Jawa dan Bali. Oksigen akan sangat membantu, terutama apabila COVID-19 telah sampai paru-paru," terang Gubri Syamsuar.
Oksigen didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan bagi pasien COVID-19 di Indonesia lewat koordinasi langsung Kementerian Perindustrian. Mengingat lonjakan pasien Covid-19 menyebabkan ketersediaan oksigen untuk pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit mulai terbatas.
Sementara itu, Board of Trustee Tanoto Foundation, Anderson Tanoto menyampaikan 500 ton oksigen didistribusikan setelah mendapat informasi ada keterbatasan. Terutama di daerah yang terjadi peningkatan COVID-19.
“Kami terpanggil untuk merespon dengan cepat saat mendapatkan informasi bahwa ketersediaan oksigen bagi rumah sakit-rumah sakit yang merawat pasien COVID-19 mulai terbatas," sebutnya.
Dari data Kementerian Kesehatan saat ini kebutuhan oksigen medis di Indonesia mengalami kenaikan lebih dari 6 kali lipat dari biasanya.
Dengan kondisi pandemi sebelum terjadi lonjakan jumlah pasien COVID-19, kebutuhan oksigen medis di Indonesia berkisar 400 ton per hari. Namun kini, kebutuhan oksigen medis mencapai 2.500 ton per hari. **Prc7
Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang
PELITARIAU,Meranti - Kabar dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (cura.
Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Atas Temuan Pada Dinas PUPR
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.
Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
PELITARIAU,Meranti - Berlarut larutnya dan belum ada kesepakatan persoalan perja.
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya da.
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari terobo.









