Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Harimau Sumatera Di Siak Kembali Menampakkan Diri
Dua Ekor Kambing Warga Habis Dimangsa
PELITARIAU, Pekanbaru - Harimau Sumatera kembali menampakan diri di Dusun Tiga Desa Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau. Munculnya satwa dilindungi itu dilaporkan oleh penghulu Kampung pada hari Sabtu (26/6/2021).
Ketika dikonfirmasi Kepala Bidang Koservasi Sumberdaya Alam (KSDA) Wilayah II, Balai Besar KSDA Riau, Heru Sutmantoro membenarkan adanya peristiwa munculnya satwa dilindungi tersebut. Ia menjelaskan, bahwa menurut laporan Penghulu atau Kepala Desa, adanya serangan binatang buas, korbanya berupa dua ekor kambing yang berada kandang pada dua lokasi yang berbeda.
"Berdasarkan pengamatan dari foto jejak, dipastikan binatang buas yang menyerang ternak warga tersebut adalah harimau sumatera dan diperkirakan jumlahnya satu individu," kata Heru, Minggu (27/6/2021) melalui keterangan resmi kepada MC Riau.
Heru menyebutkan, pihak Balai Besar KSDA Riau telah berkomunikasi secara intens dengan perangkat desa setempat dan sebagai tindak lanjut laporan tersebut, Balai Besar KSDA Riau telah menurunkan Tim Wildlife Response Unit ke lokasi pada hari Minggu, 27 Juni 2021.
"Diperkirakan Tim tiba di lokasi malam hari. Tim akan melakukan pengumpulan bukti dan keterangan di tempat kejadian, pemasangan kamera trap, sosialisasi ke warga dan pemasangan rambu rambu peringatan. Upaya tindak lanjut menunggu hasil kamera trap dan perkembangan di lapangan," ujarnya.
Pristiwa yang sama juga pernah terjadi sebelumnya, seekor harimau bernama latin Panthera Tigris Sumatrae juga pernah muncul di Desa Teluk Lanus, kucing besar itu terekam dalam video. Terlihat sedang melangkah di pekarangan rumah warga.
Hewan predator itu juga memangsa seekor ayam milik warga. Namun hal itu terjadi pada Maret dan informasi diterima pihak Balai Besar KSDA Riau pada awal April 2021 lalu. Lokasi munculnya hewan buas dilindungi itu masuk dalam lanskap Semenanjung Kampar. Dimana lokasi itu memang merupakan habitat harimau Sumatera. **Prc7
Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang
PELITARIAU,Meranti - Kabar dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (cura.
Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Atas Temuan Pada Dinas PUPR
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.
Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
PELITARIAU,Meranti - Berlarut larutnya dan belum ada kesepakatan persoalan perja.
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya da.
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari terobo.









