Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Empat Indikator Kemajuan Pengelolaan Pemerintahan
Simak, Ini Kata Komisioner KASN
PELITARIAU, Pekanbaru - Komisioner Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Agustinus Fatem mengatakan ada empat indikator utama dalam pengelolaan pemerintahan dan pembangunan di sektor publik.
Hal ini disampaikan dalam acara sosialisasi membangun pemahaman dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi di instansi pemerintah kabupaten kota di Provinsi Riau. Acara ini bertempat di Gedung Daerah Balai Serindit, pada Kamis, (24/06/2021).
Acara diskusi dipimpin oleh Gubernur Riau Syamsuar yang didampingi oleh Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution.
"Pertama, itu adalah kemudahan untuk melakukan usaha. Kedua, indeks daya saing global. Ketiga indeks persepsi korupsi. Keempat indeks keefektifan pemerintahan," kata Agustinus, Kamis, (24/06/2021).
Ia menjelaskan bahwa pengelola atau manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) itu merupakan bagian dari usaha atau upaya besar untuk mewujudkan atau meningkatkan indeks keefektifan pemerintahan.
"Kita akui bersama bahwa dalam masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo sudah banyak kemajuan yang di capai oleh negara kita. Yang ditunjukan oleh perkembangan dari keempat indeks ini," ujarnya.
Dia juga menyampaikan tantangan kedepannya dalam melakukan pengelolaan pemerintahan."Tapi juga kita harus sama-sama mengakui bahwa banyak tantangan yang kita hadapi di dalam pengelolaan pemerintahan dan pembangunan di sektor publik ini. Salah satunya, itu adalah indeks keefektifan penyelenggaraan pemerintahan kita. Didalam pengukuran indeks ini," ungkapnya.
Menurutnya, ada beberapa hal yang bisa dilihat sebagai indikator yang perlu menjadi tantangan untuk dikembangkan kedepannya.
"Disana ada mutu layanan publik yang kita berikan kepada masyarakat. Tentu saja itu dibawah kepemimpinan para Bupati dan Wali Kota. Kedua, itu adalah mutu SDM Aparatur. Lalu ada juga hal lain itu terkait dengan derajat kemandirian ASN sampai dengan mutu Aparatur Sipil Negara," tutupnya.
Hadir juga para bupati, wali kota se-Provinsi Riau mengikuti acara tersebut. **Prc7
Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang
PELITARIAU,Meranti - Kabar dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (cura.
Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Atas Temuan Pada Dinas PUPR
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.
Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
PELITARIAU,Meranti - Berlarut larutnya dan belum ada kesepakatan persoalan perja.
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya da.
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari terobo.









