Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
DKR dan Unilak Selenggarakan Festival Sutardji Calzoum Bachri
PELITARIAU, Pekanbaru - Suatu kegiatan sastra baru dimunculkan oleh Dewan Kesenian Riau (DKR) bekerja sama dengan Universitas Lancang Kuning (Unilak) bertajuk Festival Sutardji Calzoum Bachri (FSCB), 24-26 Juni mendatang di Pekanbaru, Riau. Kegiatan ini diharapkan terlaksana secara berkala antara lain untuk terus menghidupkan semangat kreatif yang berakar pada tradisi tanpa melupakan perkembangan sejagat. Demikian dikatakan Ketua Umum DKR, Taufik Hidayat, kepada pers Kamis petang.
Dia mengatakan, kegiatan ini untuk masyarakat luas khususnya bagi pencinta sastra di mana pun mereka berada, ditekankan kepada warga negara serumpun. Pasalnya, kreativitas SCB dimediasi oleh bahasa Melayu yang menjadi akar sejumlah negara yang dipakai oleh sekitar 300 juta penduduk. “Oleh karena keadaan, sebagian besar kegiatan dilaksanakan secara virtual. Isnyaallah, Bang Tadji juga ikut bersama kita di Pekanbaru,” kata Taufik yang juga dikenal dengan nama Atan Lasak itu.
Untuk awal ini, FSCB diisi dengan serangkaian kegiatan yang sudah dipersiapan sejak lama. Di antaranya adalah syukuran 80 tahun SCB, peluncuran buku Presiden Penyair Sutardji Calzoum Bachri oleh Taufik Ikram Jamil, pengumuman pemenang video klip puisi Sutardji, dan simposium. Semua kegiatan didukung oleh Pemprov Riau dan Lembaga Adat Melayu Riau.
Taufik Hidayat menjelaskan, saat ini, tinggal pelaksanaannya lagi karena bahannya sudah tersedia. Buku biografi Sutardji sudah selesai dicetak, sedangkan sayembara video klip puisi sudah ditutup dengan peserta 251 orang/ kelompok yang berasal dari berbagai daerah Indonesia. “Jumlah peserta sayembara video klip puisi di luar dugaan kami membeludak, sebab kami memperkirakan hanya diikuti 50-an peserta atau kelompok,” katanya.
Pada simposium diharapokan pembicaraan kreatif dan akademis tentang kredo-kredo puisi Sutardji. Pasalnya, kredo puisi Sutardji tidak hanya satu sebagaimana yang diketahui selama ini, tetapi ternyata dua kredo yang dimuat dalam buku SCB terbaru “Kecuali”, 2021. Hal ini tentu menarik, untuk melihat hubungan dan materinya--belum lagi mengingat kredo itu sendiri tergolong langka dibuat oleh penyair di dunia.
Pada bagian syukuran 80 tahun SCB, ditampilkan pembacaan puisi oleh SCB sendiri bersama kelompok seniman di Riau. Penampilan ini menekankan bagaiman konsep perpuisian Nusantara tidak hanya tergantung pada aksara, tetapi juga lisan. Keduanya tidak dapat dipisahkan yang sejak lama wujud dan diolah SCB sebagai sesuatu yang baru.
Taufik Hidayat megatakan, festival ini tentu tidak saja membicarakan karya SCB, tetapi semua karya sastra dan implikasinya secara bertahap dan rambang. SCB sebagai simbol antara lain untuk mengatakan bagaimana keberaksaraan dan kelisanan tidak bisa dipisahkan dalam sistem sastra Nusantara yang berbeda dengaan Barat yang menekankan pada keberaksaraan semata.**Prc6
Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang
PELITARIAU,Meranti - Kabar dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (cura.
Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Atas Temuan Pada Dinas PUPR
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.
Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
PELITARIAU,Meranti - Berlarut larutnya dan belum ada kesepakatan persoalan perja.
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya da.
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari terobo.









