Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Unjuk Rasa
Emak-emak di Peranap turun ke Jalan Hentikan Puluhan Truk Bertonase Berat
PELITARIAU, Inhu - Puluhan emak-emak di Desa Gumanti Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) laku aksi penyetopan mobil truk yang melintas di daerah itu. Akibatnya, puluhan mobil truk bertonase berat terpaksa terparkir dan tidak bisa melintas.
Puluhan emak-emak melakukan aksi akibat kesal dengan kondisi jalan berdebu saat dilintasi dan mobil truk yang dinilai sebagai pemicu. Aksi emak-emak ini, berlangsung pada Rabu (9/6/2021) sekitar pukul 11.00 hingga berita berita ini diturunkan.
Penyetopan dilakukan emak-emak turun kejalan dengan berbekal poster dengan berbagai tulisan. Salah satu poster bertuliskan warna merah yakni senyum kami tidak manis lagi. Kemudian juga bertuliskan, debu lebih kejam dari Corona.
Salah seorang emak-emak mengaku menggelar aksi lantaran tidak tahan dengan kondisi Jalan Napal berdebu. "Debu semakin parah. Corona merajalela, kami sepakat turun kejalan," tegasnya didampingi emak-emak lainnya.
Menurutnya, sedikitnya ada lima perusahan yang beroperasi di daerah itu. Sehingga ada ratusan ratusan mobil truk yang melintas setiap harinya. Akibatnya Jalan Napal atau biasa disebut Jalan Sawit yang juga terhubung ke Kelurahan Peranap menjadi rusak dan berdebu.
Kondisi debu sambungnya semakin parah setelah empat hari tidak lakukan penyiraman oleh pihak perusahaan. "Biar kami emak-emak yang melakukan aksi ini. Karena semuanya sudah tidak berdaya," tegasnya.
Kapolsek Peranap AKP Cecep Sujapar SH ketika dikonfirmasi membenarkan atas aksi emak-emak tersebut. "Tadi kami sudah berupaya memfasilitasi dengan pihak perusahaan tapi tidak diterima emak-emak," ucapnya.
Pihak emak-emak hanya bersedia berkoordinasi dengan manager perusahaan yang ada. Sehingga pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan.
Kapolsek menyebutkan, aksi yang dilakukan emak-emak hanya menyetop mobil truk angkutan batu bara, angkutan kayu, CPO dan truk lainnya' yang bertonase berat. "Aksi berjalan damai. Hanya saja puluhan mobil truk sudah terparkir dipinggir jalan arah masuk dan arah keluar," terangnya. ** Prc7
Ditlantas Polda Riau dan BPTD Gelar Razia Terpadu Angkutan Barang di Jalan Air Hitam Pekanbaru
PELITARIAU, PEKANBARU – Direktorat Lalu Lintas Polda Riau bersama Balai Pengel.
Dukung Swasembada Pangan Nasional Polsek Merbau Sembang Petani Cabe
PELITARIAU, Meranti - Upaya Polsek Merbau Polres Kepulauan Meranti melaksanakan .
Pesilat Perguruan Satria Muda Komwil Meranti Raih Emas Wakili Riau Ketingkat Nasional
PELITARIAU, Meranti - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh pelajar di bidan.
Ditlantas Polda Riau Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas, Lewat Police Go To School di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru
PELITARIAU, PEKANBARU – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau terus me.
Pemko Pekanbaru Kebut Proyek Drainase 1,2 KM di Jalan Dharma Bakti, Target Tuntas Akhir 2026 Atasi Banjir Payung Sekaki
PELITARIAU, PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru tancap gas atasi banjir tahu.
WaliKota Paisal Sambut Kapolres Baru Dumai, Dengan Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar
PELITARIAU, DUMAI – Tradisi adat Melayu kembali mewarnai proses serah terima j.









