Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
7 Anggota NIBA di Keroyok Dipagar Pabrik PT KAS, Kapolsek Batang Cenaku Bantah Lakukan Pembiaran
PELITARIAU, Inhu - Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Batang Cenaku Iptu Januar E Sitompul SH membantah dugaan pembiaran oleh polisi terhadap kerusuhan yang berujung pada pengeroyokan Abu Sanar oleh 5 orang pekerja dari Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) yang terjadi Rabu (19/5/2021) di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Karisma Agro Sejahtera (PT KAS) Desa Batu Papan Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau.
"Kami tidak mungkin membiarkan aksi kerusuhan tersebut, kami sudah berusaha sekuat tenaga melerai bentrokan tadi," ujar Kapolsek Iptu Januar kepada wartawan usai peristiwa pengeroyokan itu.
Dia juga menambahkan, bahwa Polsek Batang Cenaku berupaya untuk tidak terjadi bentrok maupun pemukulan antara kedua kelompok pekerja SPTI dan NIBA serta Kapolsek memfasilitasi kedua kelompok melakukan mediasi di Polsek Batang Cenaku usai kerusuhan terjadi dan bahkan sebelum kerusuhan terjadi.
"Namun sampai saat ini kedua belah pihak tidak hadir di Polsek," tambahnya.
Sebagaimana berita sebelumnya, ratusan anggota Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) diduga melakukan penganiayaan kepada 7 anggota serikat pekerja Niaga Bank Jasa dan Asuransi (NIBA) di lokasi Pabrik PT KAS di Desa Batu Papan Kecamatan Batang Cenaku.
Salah satu korban Abu Sanar, merupakan korban pengeroyokan, pelaku berjumlah 5 orang melakukan pemukulan dihadapan polisi dan saat itu tangan korban dipegang oleh oknum polisi sehingga korban tidak bisa membela diri atau lari.
Abu Sanar saat itu mengalami luka memar di bagian muka serta mengeluarkan darah segar di bagian hidung dan sekujur tubuhnya mengalami sakit serta sesak nafas usai di keroyok.
"Saya dipisahkan oleh polisi dari rombongan pengurus NIBA, pengurus NIBA yang sudah dianiaya disuruh pulang dan saya tinggal sendirian, ketika saya dikeroyok sekitar 5 orang, polisi yang ada dan Kapolsek saat itu hanya menonton saja," kata Abu Sanar.
Menurut Abu Sanar, dirinya tidak akan dikeroyok jika tidak dipisahkan oleh polisi dari rombongan pengurus NIBA, sebab tujuan utama pelaku diawal diketahui ingin menjadikan dirinya sebagai bulan bulanan masa.
Abu Sanar kembali menegaskan, ketika dia dipukuli oleh 5 orang yang diduga anggota SPTI suruhan Jefri, selain Kapolsek hanya melihat saja pemukulan itu ada polisi yang memegang tangannya.
"Tangan saya dipegang polisi dan saya tidak bisa melawan saat dipukul oleh 5 orang di hadapan polisi, saya minta Kapolda dan Kapolri memeriksa dan memberikan sanksi kepada Kapolsek Batang Cenaku," kata Abu Sanar.
Menurut Abu Sanar dan sejumlah korban lainya, pelaku utama pengeroyokan dan memulai aksi pemukulan diantaranya Ebit Ashadi, Ediyus, Anto Lopes, Joni, Jefri dan Agus dan ada juga pereman dari luar desa yang sengaja di datangkan untuk melakukan aksi pemukulan terhadap anggota NIBA.
**prc
Ditlantas Polda Riau dan BPTD Gelar Razia Terpadu Angkutan Barang di Jalan Air Hitam Pekanbaru
PELITARIAU, PEKANBARU – Direktorat Lalu Lintas Polda Riau bersama Balai Pengel.
Dukung Swasembada Pangan Nasional Polsek Merbau Sembang Petani Cabe
PELITARIAU, Meranti - Upaya Polsek Merbau Polres Kepulauan Meranti melaksanakan .
Pesilat Perguruan Satria Muda Komwil Meranti Raih Emas Wakili Riau Ketingkat Nasional
PELITARIAU, Meranti - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh pelajar di bidan.
Ditlantas Polda Riau Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas, Lewat Police Go To School di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru
PELITARIAU, PEKANBARU – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau terus me.
Pemko Pekanbaru Kebut Proyek Drainase 1,2 KM di Jalan Dharma Bakti, Target Tuntas Akhir 2026 Atasi Banjir Payung Sekaki
PELITARIAU, PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru tancap gas atasi banjir tahu.
WaliKota Paisal Sambut Kapolres Baru Dumai, Dengan Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar
PELITARIAU, DUMAI – Tradisi adat Melayu kembali mewarnai proses serah terima j.









