Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Ustadz Lulusan Lebanon Ceramah Nuzul Quran Di Mushalla Assalam, Sudirman Indah
PELITARIAU, Pekanbaru - Peringatan Nuzul Quran di Mushalla Assalam, Perumahan Sudirman Indah, Kamis malam (29/4) berlangsung khidmat dan penuh makna. Tampil sebagai penceramah, Ustadz M. Himawan, Lc yang mengangkat topik tentang “Menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup.”
Ustadz Himawan merupakan anak jati Melayu Riau asal Gunung Sahilan, Kampar Kiri. Menamatkan pendidikannya pada universitas Al-Jamiatul Masyarik Al-Khairiyah Al-Islamiyah (Association Islamic Charitable Project) tahun 2015 lalu.
Ustadz Himawan dalam ceramahnya menjelaskan bagaimana ayat-ayat Al-Quran diturunkan oleh Allah SWT dari Luhul Mahfudz ke langit pertama yang selanjutnya secara bertahap melalui malaikat Jibril diturunkan pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW pada tanggal 17 Ramadhan di Goa Hira.
Ustadz Himawan selanjutnya mengemukakan, kitab suci Al-Quran sebagai firman Allah yang paling lengkap dibandingkan kitab-kitab sebelumnya. Di dalam kitab ini dibahas semua persoalan mulai ajaran tauhid, akhlak, muamalah, fiqih (hukum Islam) dan sebagainya.
“Oleh sebab itu kitab suci Al-Quran benar-benar menjadi pedoman hidup dan hidayah bagi seluruh umat manusia sejak dulu hingga akhir zaman atau Hari Kiamat. Beruntunglah umat Nabi Muhammad yang diberikan pedoman hidup yang luar biasa. Bagi yang meyakini dan mengamalkan ajaran Al-Quran niscaya akan selamat baik semasa hidup di dunia maupun di akhirat kelak,” ujar Himawan.
Dikatakan, meyakini dan mengamalkan Al-Quran bagi setiap kaum muslinin wajib hukumnya. Sebab, Al-Quran laksana lampu yang memberikan cahaya penerang bagi siapa saja yang melangkah dalam kehidupannya.
“Jangan jadikan Al-Quran hanya sebagai pajangan atau hiasan belaka. Melainkan harus dibaca dan dipahami maknanya agar benar-benar berperan sebagaj pedoman hidup manusia,” kata Ustadz yang pernah menimba ilmu agama Islam di sebuah pesantren di Riau dan Jakarta ini.
Usai ceramah, Ustadz Himawan melayani acara diskusi untuk menjawab berbagai pertanyaan para jamaah mushalla.
Di awal acara dengan MC Ustadz Roby Roya, tampil membacakan ayat-ayat suci Al-Qymyran, Ustadz Alpius. Turut memberikan sambutan Ketua Pengurus Musgalla Assalan, H. Jufri Jitar yang menjelaskan rangkaian kegiatan selama bulan suci Ramadhan di mushalla tersebut. Di antaranya shalat wajib berjamaah, Tarawih dan Witir, tadarus Al-Quran, penerimaan Zakat Fitrah, infak dan sedekah serta Tausiyah Subuh yang secara bergiliran menampilkan para jamaah yakni H. Jufri Jitar, Fakhrunnas MA Jabbar, H. Marasalun Hasibuan, H. P. Lubis, Ustadz Roby Roy dan Faldy. Sedangkan setiap Sabtu subuh selama bulan Ramadhan diisi oleh Ustadz Ali Munir.** Prc6
Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang
PELITARIAU,Meranti - Kabar dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (cura.
Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Atas Temuan Pada Dinas PUPR
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.
Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti Agar Duduk kembali dan Jangan Dibiarkan Berlarut
PELITARIAU,Meranti - Berlarut larutnya dan belum ada kesepakatan persoalan perja.
Bupati Asmar Sambut Konsulat Malaysia Pekanbaru, Kepulauan Meranti Bidik Penguatan Kerja Sama Lintas Negara
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut k.
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Di Resmikan Polres Meranti Bukti Nyata Bakti Polri Untuk Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya da.
Meranti Perkuat Sinergi Dengan Samsat Untuk Dongkrak PAD Dari Pajak Kendaraan
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari terobo.









