Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
DPR Minta Polri-Kemenkes Razia Acak Lab dan Layanan Tes Covid
PELITARIAU - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri bersama Kementerian Kesehatan membentuk tim khusus untuk merazia laboratorium dan rumah sakit penyedia layanan tes Covid-19 yang nakal.
Menurut dia layanan rapid antigen menggunakan alat bekas pakai seperti yang ditemukan di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, tidak boleh terjadi lagi.
"Potensi adanya hal serupa sangat tinggi, karenanya saya mendorong Polri agar bekerjasama dengan Kemenkes untuk membentuk tim bersama yang bertugas merazia dan memeriksa secara acak lab-lab pemeriksaan Covid-19 yang sudah ada sekarang," kata Sahroni kepada wartawan, Rabu (28/4).
Ia mengaku geram dan sangat menyayangkan masih ada pihak berusaha mencari keuntungan dari cara-cara yang haram di tengah pandemi Covid-19.
Sahroni meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera memerintahkan jajarannya di daerah agar mengecek seluruh laboratorium dan rumah sakit yang menyediakan layanan tes Covid-19.
"Jangan sampai kita dengar lagi, berita alat tes sudah dipakai terus kembali digunakan," kata politikus Partai NasDem.
Sementara itu Wakil Ketua Komisi IX DPR Melki Laka Lena juga mengaku geram dengan temuan layanan rapid antigen menggunakan alat bekas pakai. Ia meminta aparat penegak hukum menindak tegas dan memberikan sanksi seberat-beratnya kepada para pelaku.
"Tidak boleh ada toleransi kepada peristiwa ini karena ini betul-betul menjadi klaster tersendiri penularan Covid-19 di Sumut. Mesti dicek betul sejak kapan peristiwa ini dilakukan," kata Melki.
Ia pun meminta Kemenkes hingga Satgas Covid-19 di daerah memastikan layanan tes antigen di seluruh sarana akomodasi sesuai dengan SOP. Melki tak ingin kejadian dserupa kembali terulang.
"Jadi harus kerja sama lebih kuat dan memastikan bahwa di bawah ini di semua tempat yang melakukan pengecekan atau testing, baik swab atau PCR ini bekerja sesuai SOP dan tidak membuat hal-hal seperti di Bandara Kualanamu, Sumut," tutur Melki.
Untuk diketahui, polisi sebelumnya menggerebek lokasi diduga tempat tes antigen dengan alat bekas di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Sebanyak enam orang yang ditangkap dalam pengerebekan itu. **prc4
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.









