• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1131 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2443 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2813 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5376 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2454 Kali

  • Home
  • Nasional

Terusan Suez Macet, Kapal Raksasa Tersangkut Akibatkan Harga Minyak Dunia Naik

Bambang S

Sabtu, 27 Maret 2021 10:29:12 WIB
Cetak
Terusan Suez Macet, Kapal Raksasa Tersangkut Akibatkan Harga Minyak Dunia Naik
Sebuah kapal kontainer besar kandas di terusan Suez setelah terdorong kuatnya hembusan angin pada Selasa (23/3/2021). int

PELITARIAU, Suez - Sebuah kapal kontainer raksasa yang panjangnya hampir menyamai tinggi Empire State Building di New York, tersangkut di Terusan Suez, Mesir, saat badai pasir melanda pada Selasa (23/3/2021).

Akibatnya, Terusan Suez macet karena kapal sulit dievakuasi dan mengakibatkan harga minyak naik karena keterlambatan pengiriman.

Melansir AFP pada Kamis (25/3/2021), berikut adalah kronologi Terusan Suez macet dan dampaknya ke dunia.

1. Apa yang terjadi?

Kapal yang tersangkut adalah MV Ever Given sepanjang 400 meter dan berbobot 200.000 ton, dari kelas yang disebut mega-ship. Kapal itu dioperasikan oleh Evergreen Marine Corp asal Taiwan, yang tulisannya tertera besar di lambung kapal.

Kapal itu keluar jalur karena terkena badai pasir dahsyat yang melanda Gurun Sinai Mesir dan banyak wilayah Timur Tengah lainnya.

Kapal Ever Given berbendera Panama dengan lebar 59 meter dan dioperasikan oleh perusahaan Taiwan itu terjebak sekitar pukul 05.40 GMT di dekat ujung selatan kanal dan secara diagonal memblokir Terusan Suez.

Operator kapal Evergreen Marine Corp dari Taiwan mengatakan, kapal yang dalam perjalanan dari Yantian, China, ke pelabuhan Rotterdam di Belanda itu diduga tersangkut setelah diterpa angin kencang.

Otoritas Terusan Suez (SCA) menerangkan, kecelakaan itu karena jarak pandang terbatas dan kecepatan angin mencapai 40 knot sehingga mengganggu kendali kapal.

Sebanyak 25 awak kapal tidak terluka, lambung dan kargo tidak rusak, dan tidak ada kebocoran minyak, kata manajer kapal, Bernhard Schulte Shipmanagement yang berbasis di Singapura.

Kapal tunda, kapal keruk, dan buldoser Mesir mulai bekerja untuk mengevakuasi kapal raksasa tersebut.

2. Apa dampaknya?

Kapal raksasa yang tersangkut ini membuat Terusan Suez macet, padahal jalur sempit itu dilalui lebih dari 10 persen perdagangan maritim global, sebagian besar di antaranya minyak dan biji-bijian.

Terusan Suez dibuka pada 1869 dan terus diperlebar karena menjadi jalan pintas krusial antara Asia dan Eropa, sehingga kapal-kapal tidak perlu mengelilingi Afrika.

Akibat kecelakaan ini, 100 kapal lebih terpaksa menunggu di salah satu ujung kanal atau tengah jalan, di Danau Great Bitter Mesir, kata penyedia layanan kanal Leth Agencies.

Bagian kanal yang lama kini dibuka lagi untuk mengurai kemacetan, tetapi belum menyelesaikan masalah karena hanya ada satu jalur di ujung selatan, yang menjadi lokasi tersangkutnya kapal Ever Given.

Imbas dari Terusan Suez macet, harga minyak di pasar dunia melonjak karena keterlambatan pengiriman.

Harga minyak mentah berjangka melonjak enam persen pada Rabu (24/3/2021).

"Kami belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya," kata Ranjith Raja, peneliti perminyakan dan perkapalan Timur Tengah di perusahaan data dan keuangan internasional, Refinitiv.

"Kemungkinan kemacetan... akan terjadi sampai beberapa hari atau minggu untuk diselesaikan, dan berdampak pada iring-iringan lainnya.

3. Apa yang terjadi selanjutnya?

SCA pada Kamis (25/3/2021) mengumumkan, mereka menangguhkan sementara operasional Terusan Suez.

Otoritas Mesir lalu mengerahkan delapan kapal tunda tambahan untuk mengevakuasi kapal Ever Given.

Dalam foto yang dirilis oleh Otoritas Terusan Suez ini, sebuah kapal menavigasi di depan kapal kargo besar Ever Given pada (24/3/2021). Kapal Ever Green tersangkut di Terusan Suez Mesir, memblokir lalu lintas di jalur perairan Timur-Barat yang penting untuk pengiriman global. Seorang pejabat Mesir memperingatkan Rabu bahwa dibutuhkan setidaknya dua hari untuk membersihkan kapal.

Jika kapal tunda tak kuat melakukannya, beberapa muatan kapal Ever Given mungkin harus dipindahkan dengan crane agar bebannya berkurang dan bisa didorong.

Shoei Kisen Kaisha selaku perusahaan penyewaan kapal asal Jepang yang memiliki Ever Given pada Kamis berkata, mereka menghadapi kesulitan luar biasa untuk membuat kapal berlayar lagi.

Toshiaki Fujiwara salah satu petinggi perusahaan tersebut berkata ke AFP, "Kami masih belum tahu berapa lama."

"Kami belum mendengar kemajuan tertentu. Sekarang mereka mencoba menggali tanah di bawah haluan kapal. Mereka akan melanjutkan operasi penarikan saat air pasang."

Kemudian perusahaan Smit Salvage turut membantu dengan mengirimkan tim, kata Peter Berdowski CEO dari perusahaan induknya, Boskalis.

Smit Salvage sebelumnya pernah mengangkat bangkai kapal selam nuklir Rusia, Kursk, dan kapal pesiar Italia, Costa Concordia.

"Kami melihat berapa banyak minyak yang dibawanya, berapa banyak air - ini adalah perhitungan yang rumit."

"Ini benar-benar paus yang besar di pantai, bisa dikatakan begitu. Saya tidak mau berspekulasi, tapi bisa memakan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu." **prc4



Sumber : Pasarriau.com /  Editor : Orlando

[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 - 01:54:33 WIB

PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.

Nasional

Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:56:13 WIB

PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.

Nasional

Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:33:46 WIB

PELITARIAU,  Bogor -  Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.

Nasional

Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:18:41 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.

Nasional

Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:05:32 WIB

PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.

Nasional

Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:12:43 WIB

PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.

Terkini

  • +INDEX
Libur Sekolah Berakhir, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Lalu Lintas
12 Juli 2026
Ditlantas Polda Riau Sapa Warga di Car Free Day, Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
12 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Barat Tinjau Tanaman P2B Warga
11 Juli 2026
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Mandah Bersama Forkopimcam Tanam Jagung di Lahan PT. RSA
11 Juli 2026
Bupati Buka Pelalawan Boat Racing 2026 di Desa Wisata Kuala Terusan, 63 Racer Adu Kecepatan di Sungai Kampar
11 Juli 2026
Wujudkan Warga Binaan yang Sehat, Lapas Pekanbaru Gelar Senam Pagi Rutin
11 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
11 Juli 2026
Polsek Mandah Koordinasi dan Cek Lahan Jagung di Desa Bente, Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
10 Juli 2026
Bupati Asmar Minta OPD Prioritaskan Tindak Lanjut Temuan BPK
10 Juli 2026
KADIN Riau Perkuat Ekosistem Usaha Inklusif, Masuri Dorong UMKM Naik Kelas dan Hilirisasi Komoditas Unggulan
10 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Bhabinkamtibmas Polsek Rangsang Barat Tinjau Tanaman P2B Warga
  • 2 Bupati Asmar Minta OPD Prioritaskan Tindak Lanjut Temuan BPK
  • 3 Resmikan Mako Baru Polsek Rangsang Barat, Kapolres Meranti Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Profesionalisme Personel
  • 4 Bupati Asmar Percepat Persiapan Lahan Gudang Bulog di Dorak, Targetkan Pembangunan Segera Dimulai
  • 5 Pemkab Meranti dan Konsulat Malaysia Perkuat Kerja Sama, Buka Peluang Kerja, Beasiswa, hingga Pasar Produk Lokal
  • 6 Bupati Asmar Lepas Kontingen E-Sport Meranti, Targetkan Tembus Tiga Besar dan Lolos ke Tingkat Nasional
  • 7 Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved