• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1152 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2494 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2858 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5428 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2467 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Indragiri Hulu

Sengketa Lahan

Nyaris Bentrok Lagi, PT Mentari Datangkan Orang NTB Untuk Rampas Lahan Masyarakat Sungai Raya

zulpen

Rabu, 24 Maret 2021 22:36:45 WIB
Cetak
Nyaris Bentrok Lagi, PT Mentari Datangkan Orang NTB Untuk Rampas Lahan Masyarakat Sungai Raya
Penasehat hukum masyarakat dari LBH Indragiri melakukan negosiasi dan memberikan pemahan hukum kepada puluhan karyawan PT Mentari terhadap pekerjaan penyerobotan lahan masyarakat Desa Sungai Raya Kecamatan Rengat.

PELITARIAU, Inhu - Alat berat excavator jenis Sany milik perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Mentari yang beroperasi di Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat, kembali merongrong masuk kelahan masyarakat Desa Sungai Raya Kecamatan Rengat, satu unit excavator yang melakukan pengolahan lahan masyarakat dikawal lebih kurang 30 orang kulit hitam yang baru sehari tiba di Indragiri hulu (Inhu) Riau.

Informasi yang berhasil di himpun di lapangan Rabu (24/3/2021), pagi sekitar pukul 09.00 WIB alat berat excavator milik PT Mentari diketahui oleh masyarakat yang sedang berada masuk kelahan masyarakat desa Sungai Raya, pekerjaan pengurusan lahan kebun kelapa sawit masyarakat Sungai Raya diperintahkan oleh GM PT Mentari atas nama Subowo, alat berat bekerja dikawal oleh puluhan orang. 

Dari jumlah puluhan pengawal alat berat yang masuk kelahan masyarakat Sungai Raya, telihat 30 orang pekerja berkulit hitam  dan penjaga alat berat itu mengaku didatangkan dari Nusa Tenggara Barat (NTB) oleh perusahan PT Mentari, namun dengan postur fisik 30 orang tersebut terlihat mirip orang Nusa Tenggara Timur (NTT) seperti orang pelores, berkulit hitam dan rambut keriting. "Kami salah, kami minta maaf dan kami baru sehari datang ke sini dari NTB," kata Ronal dan Lopes yang mengaku kerja di PT Mentari dan baru datang dari NTB.

Petani di Sungai Raya yang saat itu sedang berada di kebun, sontak memberitahukan kepada keluarganya tentang adanya rombongan yang mengawal alat berat untuk menggarap lahan perkebunan masyarakat Sungai Raya. "Kami diberitahukan kalau lahan kami digarap dengan menggunakan alat berat dan banyak pengawal, saat saya sampai dilokasi memang saya lihat ada karung yang berisi pedang samurai dan setiap orang kulit hitam itu terlihat membawa senjata tajam yang diselipkan di pinggang," kata tokoh masyarakat Sungai Raya Bahtiar.

Bahtiar berprofesi sebagai advokat yang juga memiliki lahan untuk perkebunan kelapa sawit di Desa Sungai Raya lokasi yang hendak diserobot PT Mentari, "Saya terkejut atas apa yang dilakukan pihak perusahan PT Mentari, sepengetahuan saya PT Mentari tidak memiliki izin penguasaan lahan di Desa Sungai Raya, lahan ini merupakan lahan turun temurun nenek moyang orang Melayu di Sungai Raya," ujar Bahtiar.

Kata Baktiar, ketika petani yang bekerja dilahan nelpon dirinya saat melihat alat berat masuk kelahan masyarakat, dirinya langsung menyarankan agar masyarakat dilokasi lahan  tidak main hakim sendiri, dan menunggu dirinya dan rombongannya dari luar serta penasehat hukum masyarakat Sungai Raya dari LBH Indragiri tuba di lokasi. "Saya tenangkan masyarakat lewat telpon, untung masyarakat mau mendengarkan ucapan saya," jelas Bahtiar.

Diareal lahan masyarakat, petani yang berkumpul lebih kurang berjumlah 30 orang kalah banyak jumlahnya dengan karyawan perusahaan yang mengawal alat berat yang bekerja, jumlah pengawal alat berat ditambah lagi dengan orang kulit hitam sekitar 30 orang dan memang terindikasi sengaja seting oleh pihak PT Mentari agar terjadi bentrok diareal lahan.

"30 orang yang berkulit hitam itu mengaku baru sehari sampai di Inhu dan langsung bekerja menjaga alat berat dilahan, mereka mengaku berasal dari NTB," ujar Bahtiar.

Bahtiar, bersama rombongan Advokat dari LBH Indragiri, akhirnya berhasil menenangkan masyarakat, meski hampir terjadi bentrok sebab, ada sejumlah masyarakat yang keluar dari kebun dilokasi itu membawa parang dan sempat terjadi kejar kejaran dengan pengawal perusahaan, namun puluhan karyawan perusahaan lebih dulu dihalau keluar dari lahan masyarakat sehingga tidak terjadi bentrok.

Kuasa hukum masyarakat Alnasri Nasution SH dihadapan puluhan karyawan perusahaan itu menjelaskan, kalau batas lahan masyarakat Sungai Raya dengan PT Alam Sari Lestari yang take over ke PT Mentari dibatasi parit besar yang dibuat oleh masyarakat dan pada sejumlah titik juga dipasang papan plang bertulisan "Lahan masyarakat desa Sungai Raya, kuasa hukum LBH Indragiri dan dicantumkan juga nomor telpon pihak LBH Indragiri".

"Pekan kemarin saya sudah jumpa sama GM PT Mentari atas nama Subowo di lokasi ini, dan berjanji pihak PT Mentari tidak akan masuk kelahan masyarakat, kalau ada persoalan lahan dengan masyarakat Desa Sungai Raya, maka pihak PT Mentari bisa menghubungi LBH Indragiri untuk musyawarah dengan perwakilan masyarakat dan saya sudah kasihkan kartu nama kepada Subowo," kata Alnasri kepada karyawan PT Mentari.

Alnasri menjelaskan, masukannya alat berat perusahaan PT Mentari menggarap lahan masyarakat Sungai Raya sudah kali kedua, kali kedua ini hampir terjadi bentrok lagi, dan jika pihak perusahaan PT Mentari yang mengaku membeli lahan dari PT Mentari kembali menggarap lahan masyarakat dipastikan akan terjadi bentrok dan pihak LBH Indragiri sudah maksimal, untuk mengantisipasi bentrok, namun emosi masyarakat sudah tidak bisa dibendung lagi.

"Jika sengketa hak, ada saluran pengadilan. Silahkan perusahaan yang merasa memiliki lahan untuk menggugat, asal diketahui saja lahan Masyarakat Desa Sungai Raya yang berbatasan dengan Desa Skip merupakan lahan pusaka masyarakat yang sudah turun temurun dikuasai masyarakat," jelas Alnasri.

Terlihat juga dilokasi yang tidak jauh, aparat kepolisian dari Binmas Polres Inhu,. Satsabara Polres Inhu, dan personil Satreskrim Polres Inhu mendatangi lokasi lahan ketika mendapatkan kabar ada dua kelompok yang sedang bersengketa lahan.

"Kami dapat kabar kalau masyarakat Sungai Raya dan pihak karyawan perusahaan PT Mentari berada dilokasi lahan yang sama, kami datang untuk mengantisipasi agar tidak terjadi bentrok," kata Kasat Binmas Polres Inhu AKP Buha di dampingi Kasat Sabhara Polres Inhu AKP Hendri. 

Kemudian, Alnasri menambahkan, sebagai kuasa hukum masyarakat dirinya meminta agar alat berat yang sudah membobol tanggul penahan air lahan masyarakat Desa Sungai Raya, segera diperbaiki kembali saat itu juga oleh pihak perusahaan PT Mentari "Saat alat berat excavator keluar dari lahan masyarakat, kita minta tanggul air yang dirusak diperbaiki kembali sebab air itu dibendung untuk stok air pemadaman Karhutla dan mereka tadi sudah memperbaikinya, masyarakat saya suruh menjauh dari alat berat itu sebab saya kawatir alat berat itu di rusak," jelasnya. **Prc



 Editor : Hendra

[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

Wapres Gibran Tinjau Program MBG dan Sarana Pendidikan di Rokan Hilir, Didampingi Plt Gubernur Riau SF Hariyanto

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:40:12 WIB

PELITARIAU, ROKAN HILIR – Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming .

Riau Raya

Ditlantas Polda Riau dan BPTD Gelar Razia Terpadu Angkutan Barang di Jalan Air Hitam Pekanbaru

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:27:44 WIB

PELITARIAU, PEKANBARU – Direktorat Lalu Lintas Polda Riau bersama Balai Pengel.

Riau Raya

Dukung Swasembada Pangan Nasional Polsek Merbau Sembang Petani Cabe

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:06:30 WIB

PELITARIAU, Meranti - Upaya Polsek Merbau Polres Kepulauan Meranti melaksanakan .

Riau Raya

Pesilat Perguruan Satria Muda Komwil Meranti Raih Emas Wakili Riau Ketingkat Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:06:29 WIB

PELITARIAU, Meranti - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh pelajar di bidan.

Riau Raya

Ditlantas Polda Riau Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas, Lewat Police Go To School di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:11:23 WIB

PELITARIAU, PEKANBARU – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau terus me.

Riau Raya

Pemko Pekanbaru Kebut Proyek Drainase 1,2 KM di Jalan Dharma Bakti, Target Tuntas Akhir 2026 Atasi Banjir Payung Sekaki

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:33:19 WIB

PELITARIAU, PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru tancap gas atasi banjir tahu.

Terkini

  • +INDEX
Wapres Gibran Tinjau Program MBG dan Sarana Pendidikan di Rokan Hilir, Didampingi Plt Gubernur Riau SF Hariyanto
17 Juli 2026
Ditlantas Polda Riau dan BPTD Gelar Razia Terpadu Angkutan Barang di Jalan Air Hitam Pekanbaru
17 Juli 2026
Dukung Swasembada Pangan Nasional Polsek Merbau Sembang Petani Cabe
17 Juli 2026
Pesilat Perguruan Satria Muda Komwil Meranti Raih Emas Wakili Riau Ketingkat Nasional
17 Juli 2026
Ditlantas Polda Riau Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas, Lewat Police Go To School di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru
17 Juli 2026
Pemko Pekanbaru Kebut Proyek Drainase 1,2 KM di Jalan Dharma Bakti, Target Tuntas Akhir 2026 Atasi Banjir Payung Sekaki
16 Juli 2026
WaliKota Paisal Sambut Kapolres Baru Dumai, Dengan Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar
16 Juli 2026
Temui Wamenaker RI, Wabup Muzamil Bahas Peningkatan Mutu BLK dan Tenaga Kerja Meranti
16 Juli 2026
Reses di RW 09 Perhentian Marpoyan, Fikry Raihan Ramadhana Serap Aspirasi Warga Soal Ekonomi dan Infrastruktur
16 Juli 2026
Plt Kadis Kominfo : PPID Permudah Masyarakat Peroleh Informasi Publik Resmi
16 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pesilat Perguruan Satria Muda Komwil Meranti Raih Emas Wakili Riau Ketingkat Nasional
  • 2 Temui Wamenaker RI, Wabup Muzamil Bahas Peningkatan Mutu BLK dan Tenaga Kerja Meranti
  • 3 Plt Kadis Kominfo : PPID Permudah Masyarakat Peroleh Informasi Publik Resmi
  • 4 Pererat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Meranti Jalin Silaturahmi Dengan Kejari
  • 5 Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi Disambut Meriah LAMR Rokan Hilir
  • 6 Bupati Asmar Sidak RSUD Kepulauan Meranti, Apresiasi Perbaikan Pelayanan dan Minta ASN Utamakan Kepentingan Pasien
  • 7 Hari Pertama Sekolah, Bupati Asmar Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal di Kepulauan Meranti

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved