Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Peringatan Hari Down Syndrome se-Dunia
PELITARIAU, Pekanbaru - Tanggal 21 Maret ini, ditetapkan sebagai Hari Down Syndrome atau hari peringatan anak- anak berkebutuhan khusus se-Dunia. Karena itu, mari lebih kita tingkatkan kepedulian kita pada anak-anak ini.
Demikian ditegaskan Ketua SOIna (Special Olympic Indonesia) Provinsi Riau, Hj. Novilia SE, sempena Hari Down Syndrome se-Dunia (HDSD) di Pekanbaru Minggu (21/3). "Ayo kita lebih peduli antar sesama dan kita sosialisasikan peringatannya," tegas Novi.
Menurut Novilia, sejauh ini, kepedulian SOIna kepada anak-anak down syndrome terbilang baik, karena ikut mencurahkan waktu dan pengabdian kepada organisasi ini. Tapi semua itu belum cukup. Karena masih banyak yang harus dilakukan oleh SOIna.
"Ke depan, kita harus terus mensosialisasikan anak-anak down syndrome melalui SOIna. Kita punya tanggung jawab moral untuk meningkatkan kesadaran publik serta menciptakan imej di Riau bahwa anak-anak ini butuh perhatian bersama. Hak-hak inklusi dan kesejahteraan mereka, juga mesti jadi prioritas," ujarnya.
Anak down syndrome, lanjutnya, memiliki hak dan kesempatan yg sama dgn temannya yg lain untuk mengembangkan potensi yg ada dalam dirinya. Termasuk dalam mengembangkan bakat dalam bidang olahraga serta kemampuan sosial mereka, baik dalam masyarakat maupun dalam pemerintahan.
HDSD ini, kata Novilia, adalah momen yang tepat untuk saling mengingatkan dan memberitahukan bahwa kita adalah keluarga besar yang memiliki hak dan kesempatan yang sama. "Kita juga berharap, agar para orang tua, guru, keluarga besar SOIna, para relawan, teman, sahabat dan seluruh masyarakat dapat menyadari bahwa anak-anak down syndrome bukanlah pembatas di antara kita," tegasnya.
Karena itu, Novilia juga mengingatkan, jangan ada lagi ada anggapan bahwa anak-anak down syndrome adalah anak-anak yang susah berkembang, terkebelakang atau kata-kata lain yang berkonotasi merendahkan. Karena mereka adalah bagian dari kita dan mereka juga bisa berprestasi secara nasional maupun internasional.
Apalagi, tahun depan, tepatnya Januari 2022 mendatang anak-anak berkebutuhan khusus ini, akan menjadi duta- duta Negara Indonesia dalam SOI International Winter Games di Kazan, Rusia. Mari kita dukung, beri semangat dan motivasi kepada mereka.
Di bagian lain Novilia menjelaskan, SOIna Riau sudah berdiri lebih kurang 25 tahun. Dalam kurun waktu itu, para pengurus, pelatih dan orang tua anak-anak down syndrome sudah bekerja keras membangun kepercayaan diri mereka. "Kepercayaan ini, harus terus kita tanmakan dan tingkatkan," kata Novilia bersemangat. **prc4
LAMR Kepulauan Meranti Serukan Rawat Tanaman Mangrove
PELITARIAU, Meranti - Sempena Hari Mangrove Sedunia, Lembaga Adat Melayu Riau (L.
Mobilitas Warga Meningkat, Polantas Karib Hadir Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir pekan membuat Kota Pekanba.
Kejutan Hangat Kapolres Inhil Untuk Dandim 0314 di Hari Ulang Tahun ke-42, Wujud Soliditas TNI-Polri
PELITARIAU, TEMBILAHAN – Momen penuh kehangatan dan keakraban mewarnai Makodim.
Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
PELITARIAU,Jakarta - Audiensi Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, de.
Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulau.
Perdagangan Karbon Diusulkan Jadi Solusi Ekonomi Pascapenutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Penutupan panglong arang ilegal di Kabupaten Kepulaua.









