Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Said Aqil: Sila Kelima Pancasila Jauh Panggang dari Api
PELITARIAU - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengungkapkan masih ada nilai dasar Pancasila yang belum sepenuhnya diterapkan di Indonesia. Ia mengkritik implementasi sila kelima yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Pancasila itu, sila yang paling jauh panggang dari api itu sila kelima. Sila pertama ketuhanan, oke. Kemanusiaan oke. Persatuan, jalan. Apalagi demokrasi sudah jalan, itu bagus; multipartai," kata Said dalam agenda Harlah NU ke-95 yang diselenggarakan secara virtual, Minggu (31/1) malam.
"Eh datang sila kelima keadilan bagi seluruh bangsa Indonesa. Ini yang jauh panggang dari api," sambungnya.
Menurut dia, ketentuan yang termuat dalam Pasal 33 Undang-undang Dasar (UUD) 1945 dalam praktiknya tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Ia menilai aturan tersebut sebatas tulisan hitam di atas putih.
"UUD Pasal 33 yang mengatakan bahwa kekayaan ini milik semua orang itu hanya tulisan hitam di atas kertas putih. Praktiknya jauh dari kenyataan," imbuh dia.
Said secara spesifik menyoroti kesenjangan rakyat Indonesia yang terjadi saat ini. Mengacu pada hal tersebut, ia mendesak pemerintah untuk memperbaiki sistem yang ada.
"Yang miskin tetap miskin, yang kaya semakin kaya. Ini kami minta kepada pemerintah harus segera memperbaiki tatanan sistem ekonomi kita ini. Memang itu warisan masa lalu bukan ujuk-ujuk. Itu warisan masa lalu. Tapi kita harus niat memperbaiki," pungkasnya.
Dalam Harlah NU ke-95, Said sebelumnya mengajak warga Nahdliyin untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Ia menyampaikan vaksinasi penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap corona. Ia menyebut vaksinasi demi menjaga kesehatan bersama.
"Virus Corona itu ada dan bahaya, maka kalau ada vaksin nanti ayo kita sukseskan agenda vaksin ini," sebutnya. **prc4
sumber: cnnindonesia
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.









