Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Harga Beras Diwilayah Inhu Mahal
Upik, pedagang di kota Rengat sedang sibuk melayani pelangganya. Doni
PELITARIAU, Rengat - Harga beras di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau naik drastis, kenaikan harga beras menyusul pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu. setelah BBM turun harga beras yang dijual dipasaran tidak turun mengikuti turunya harga BBM.
Menurut salah satu pedang beras Upik (45), yang berdagang di pasar raya Kota Rengat, berbincang dengan pelitariau.com Jum,at (9/1) Mengatakan, kalau dirinya sangat keberatan dengan nainya harga beras yang tanpa sebab.dengan harga beras mahal Upik mengaku bingung menyampaikan kenaikan harga beras kepada pelanggannya.
Toko beras Upik menjual berbaga jenis beras, ada 4 jenis beras yang di dijualnya diantaranya beras Solok, sebelum kenaikan BBM, harga beras solok senilai Rp 10.500 per Kilo gram (Kg)nya setelah BBM naik harganya menjadi Rp 13.500 per Kg-nya, Beras Bola Naga semula Dari Rp 9000 menjadi Rp 10.200, Beras Belida dari Rp 9000 menjadi Rp 10.250, serta harga beras Buah Dewa dari Rp 8000 saat ini menjadi Rp 10.000 harga jualan dipasaran kota Rengat.
Beras di pasaran wilayah kabupaten Inhu di datangkan dari bergai daerah di indonesia, namun demikian Upik tidak bisa menyebutkan satu persatu beras yang dijualnya di datangkan dari mana saja "saya tidak tahu juga mas, dari mana asal beras ini, saya taunya cuma dagang," ujar upik.
Upik mengaku, saat harga beras naik, pembeli banyak yang keberatan namun demikian katanya beras sebagai kebutuhan pokok tetap laku terjual dengan harga yang di tetapkan oleh pedagang.
"Saya juga merasa keberatan dengan naiknya harga beras, untung yang saya dapat sangat tipis sekali akibat naiknya harga beras, saya juga menanyakan kenaikan harga beras ini kepada toke (bos,red) tapi kata Upik, jawab toke tersebut tidak memuaskan, dengan jawaban belum masuk waktu panen," jelas Upik.
Naikan harga beras di pasaran wilayah Kabupaten Inhu belum diketahui pasti penyebabnya, Pelitariau.com mengkonfirmasi ke Badan urusan logistik (Bulog) Kabupaten Inhu di kantor Rengat namun Kantor Bulog Inhu pada Jum,at (9/1) pukul 02.00 WIB sudah tutup dan kepala kantor Bulog Rengat sedang tidak berada di tempat.
Penulis: Doni Ruby Saputra / Muhammad Anshori
BERITA LAINNYA +INDEKS
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








