Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Perjuangan Tidak Mengenal Akhir
Bupati Inhu Terimah Buku Dari Kepala LVRI Provinsi Riau
PELITARIAU,Rengat-Acara puncak rangkain kegiatan hari bersejarah Kota Rengat dilaksanakan Senin (5/1) dengan menggelar upacara di Tgu Pahlawan Jalan A.Yani Rengat. Selain itu juga ada penampilan drama kilas balik tentang Tragedi Berdarah 5 Januari 1949 ditampilkan.
Dalam kesempatan itu Kepala Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Riau Imron Saeman menyerahkan buku yang merupakan karangan Beliau yang berjudul "Perjuangan Tidak Mengenal Akhir" kepada Bupati Inhu H. Yopi Arianto, SE.
Dalam buku tersebut, Beliau memaparkan berbagai fakta yang dialami akan kekejaman Belanda atas pembantaian yang dilakukan terhadap ribuan warga Kota Rengat pada 5 Januari 1949 silam.
Sementara itu, seluruh tamu serta masyarakat yang hadir begitu terpukau sekaligus terharu bahkan tidak sedikit yang meneteskan air mata, pada saat menyaksikan drama teater yang ditampilkan oleh para anggota TNI dengan perlengkapan senjata dan kapal perangnya yang bekerja sama dengan para seniman yang berasal dari Dewan Kesenian Indragiri, sanggar-sanggar seni, pencak silat dan para pelajar dengan latar belakang tentang kilas balik Tragedi Berdarah 5 Januari 1949.
Dimana, dalam dramatisasi itu, ditampilkan berbagai bentuk penyiksaan serta pembantaian yang tidak berprikemanusiaan yang dilakukan para tentara Belanda (diperankan oleh para anggota TNI) terhadap para Perwira TNI dan Polri waktu itu.Bahkan terhadap Bupati Tulus serta warga masyarakat kota Rengat dengan jumlah korban mencapai ribuan.
Diharapkan dengan gambaran peristiwa tersebut, seluruh warga masyarakat dapat menghargai serta menghormati pentingnya sejarah dengan mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif demi memajukan pembangunan di Kabupaten Inhu.
Selanjutnya, setelah menyaksikan drama teater tragedi 5 januari 1949, Bupati Inhu dengan didampingi Wakil Bupati, Danrem 031 Wirabima, Ketua DPRD serta para Pejabat dan tamu yang hadir, melakukan tabur bunga di tepian Sungai Indragiri.
Acara dilanjutkan dengan melepas secara resmi keberangkatan ratusan personil Satpol PP yang melakukan Napak Tilas dengan berjalan kaki dari Rengat menuju Kantor Bupati Inhu di Pematangreba, sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan serta pejuang-pejuang Indragiri Hulu.
Penulis: alfi
Editor : Ramdana Yudha
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.









