Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bisnis kilang moncer, pendapatan Saratoga melejit 165 persen
PELITARIAU - PT Saratoga Investama Sedaya, Tbk (SRTG) selama semester I 2014 mencatat perolehan pendapatan tumbuh 165 persen menjadi Rp 3,1 triliun dibandingkan periode sama 2013 Rp 1,165 triliun. Peningkatan pendapatan tersebut terutama didorong oleh bisnis kilang minyak.
Presiden Direktur Saratoga, Sandiaga S. Uno, mengatakan peningkatan kinerja di semester I 2014 ditopang oleh hampir seluruh sektor bisnis utama perseroan yaitu konsumer, infrastruktur dan sumber daya alam.
"Meskipun situasi ekonomi masih menghadapi banyak tantangan, kami bersyukur Saratoga mampu menjaga pertumbuhan bisnisnya, sehingga kinerja keuangan perusahaan tetap tumbuh secara positif," kata Sandiaga melalui keterangan tertulis pada merdeka.com, Jakarta, Senin (4/8), seperti dilansirmerdeka.com.
Sementara, perseroan mengatribusikan laba kepada pemegang saham sebesar Rp 542 miliar, atau meningkat 242 persen dibandingkan periode sama 2013 sebesar Rp 158 miliar. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh laba sejumlah perusahaan investasi Saratoga serta peningkatan produksi dari bisnis kilang minyak.
Nilai Aktiva Bersih (NAV) Saratoga meningkat sebesar 24,5 persen menjadi USD 1,82 miliar dibandingkan USD 1,46 miliar di akhir 2013.
Pendapatan dividen dari perusahaan investasi di bursa seperti PT Adaro Energy, Tbk. (ADRO), PT Tower Bersama Infrastruktur, Tbk. (TBIG), PT Nusa Raya Cipta, Tbk. (NRCA) meningkat 93,2 persen menjadi Rp 226 miliar.
Untuk memperkuat portofolio investasinya, Saratoga di semester I 2014 telah menambah investasi di sejumlah perusahaan investasi sektor konsumer dan sumber daya alam. Di sektor konsumer, Saratoga meningkatkan investasi sebesar Rp 24 miliar di PT Mitra Pinasthika Mustika, Tbk. (MPMX).
Perseroan juga memperkuat bisnis sumber daya alam terutama di tambang emas, pada semester I 2014 melalui tiga perusahaan investasinya, yaitu Finders Resources, Sumatera Gold and Copper dan Sihayo yang beroperasi di Indonesia.
Chief Financial Officer Saratoga, Jerry Ngo menjelaskan, sampai semester I 2014, perusahaan investasi Saratoga terus menjalankan ekspansi bisnisnya baik secara organik maupun anorganik. Strategi tersebut terbukti berhasil mendorong kinerja perusahaan-perusahaan investasi tersebut.
"Kondisi ini tentunya akan menjadi modal yang kuat untuk menyongsong tantangan bisnis setelah tahun politik 2014 ini berakhir," ujar Jerry. (PR-cr.Ram)
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








