• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2381 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2747 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5302 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali

  • Home
  • Nasional
  • Pekanbaru

4 Perbedaan Hilangnya AirAsia QZ8501 & Malaysia Airlines MH370

Redaksi

Senin, 29 Desember 2014 04:58:00 WIB
Cetak
 4 Perbedaan Hilangnya AirAsia QZ8501 & Malaysia Airlines MH370

PELITARIAU, Jakarta - Maskapai asal Malaysia kembali dirundung masalah jelang penutup tahun 2014. Setelah pada awal Maret lalu, pesawat Malaysia Airlines MH370 dinyatakan hilang dari radar, kini AirAsia QZ8501 juga mengalami kasus serupa. 

 

Stasiun berita CNN edisi Minggu, 28 Desember 2014, menganalisa dua kejadian yang sepintas terlihat mirip itu. Namun, menurut analis penerbangan CNN, Paul Goelz, dua kejadian tersebut sangat berbeda. Goelz berpendapat, ada empat hal yang membedakan dua insiden pesawat itu. 

 

1. Tidak ada intrik

 

Ketika MH370 menghilang, transponder yang berfungsi untuk mengidentifikasi keberadaan pesawat terlihat seperti sengaja dimatikan. Kedua pilot berhenti melakukan transmisi radio dan maskapai itu membuat sebuah putaran misterius dan melenceng dari rute yang seharusnya. Diduga pesawat masih terus terbang hingga jejaknya lenyap. 

 

Kekhawatiran bahwa pesawat dibajak dan munculnya tindakan teror tidak bisa dihindari.Namun, dalam kasus AirAsia, hal tersebut tidak ada. 

 

"Otoritas yang berwenang dapat melakukan komunikasi normal dengan pilot sebelum dinyatakan menghilang dari radar. Di saat cuaca terlihat begitu buruk, pilot kemudian meminta izin untuk menaikkan ketinggian agar bisa keluar dari situasi itu," ungkap Goelz. 

 

2. Wilayah perairan dangkal

 

Area perairan di mana MH370 tenggelam merupakan wilayah perairan dalam dan terkesan misterius. Dasar laut di wilayah itu tidak pernah dipetakan di beberapa tempat, sehingga sulit membuat perbaikan pada ping pesawat. 

 

Sementara, dalam kasus AirAsia, jika pesawat jatuh di perairan, maka kemungkinan besar puing hanya tenggelam di wilayah lautan yang tidak terlalu dalam. Sehingga, lebih mudah untuk menemukan puing pesawat. 

 

3. Belajar dari kejadian MH370

 

Beberapa jam usai pesawat jet Malaysia Airlines menghilang pada Maret lalu, semua pihak bingung. Bahkan, kebingungan kian bertambah, saat para pejabat berwenang menyampaikan pernyataan. Informasi yang mereka sampaikan ke publik saling bertolak belakang atau membingungkan. 

 

Keluarga penumpang dan kru juga mengeluh mengenai cara perlakuan mereka. Sementara, dalam kasus AirAsia, baik pemerintah dan pejabat maskapai terlihat menggunakan pendekatan yang lebih sesuai. 

 

Keluarga penumpang AirAsia terus diberikan dukungan agar bisa melalui mimpi buruk ini. Sementara, CEO AirAsia, Tony Fernandes, berkicau di akun Twitternya, yang saat ini menjadi prioritas dia hanya para penumpang dan kru pesawat. Dia pun berjanji akan melakukan apa pun untuk menemukan pesawat. 

 

Menurut analis penerbangan, Will Ripley, cara Fernandes mengatasi krisis ini benar-benar meyakinkan. 

 

"Dalam kasus ini, terlihat baik otoritas dan maskapai saling berkoordinasi dengan baik. Mereka juga menempatkan keluarga penumpang sebagai prioritas utama dalam situasi yang buruk ini," kata Ripley. 

 

Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein, juga menuliskan dukungannya: "Saya akan ada di sana bersama kalian".

 

Awal mula pencarian pun, tulis CNN, dilakukan secara efisien. Pejabat berwenang Indonesia secara cepat langsung memetakan sebuah rencana pencarian, mengerahkan kapal-kapal milik Angkatan Laut, juga menerima bantuan dari Pemerintah Malaysia, Australia dan Singapura.   

 

4. Pencarian tidak berlangsung lama

 

CNN memprediksi keberadaan pesawat segera diketahui dalam 12 jam mendatang, sebab lokasi pesawat kehilangan kontak lebih akurat dibandingkan yang dialami Malaysia Airlines. Selain itu, wilayah area pencarian lebih sempit dan dangkal, sehingga memungkinkan proses pencarian lebih mudah. 

 

"Kita tidak akan melihat upaya proses pencarian seperti yang terjadi dalam kasus Malaysia Airlines MH370. Bahkan, tidak terlalu mengejutkan bagi saya, jika pesawat akan ditemukan dalam 12 jam mendatang, sebab kedalaman perairan sekitar 150 kaki. Bandingkan dengan 10 ribu atau 20 ribu kaki di Samudera Hindia," papar mantan Direktur Kantor Administrasi Penerbangan Federal untuk Penyelidikan Kecelakaan, Steven Wallace. 

 

Sementara, kendati telah memakan waktu selama 10 bulan, puing MH370 hingga kini belum ditemukan. (vivanews/cr. rio)



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Nasional

Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola

Kamis, 02 Juli 2026 - 15:56:13 WIB

PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.

Nasional

Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 - 10:33:46 WIB

PELITARIAU,  Bogor -  Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.

Nasional

Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:18:41 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.

Nasional

Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:05:32 WIB

PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.

Nasional

Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:12:43 WIB

PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.

Nasional

Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Ahad, 21 Juni 2026 - 20:46:07 WIB

PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.

Terkini

  • +INDEX
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
03 Juli 2026
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
02 Juli 2026
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
02 Juli 2026
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
02 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
02 Juli 2026
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
01 Juli 2026
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
01 Juli 2026
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
01 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
01 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
  • 2 Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
  • 3 Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
  • 4 DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
  • 5 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 6 Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
  • 7 Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved