Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Rupiah Gagah ke Rp14.540 per Dolar AS Bersama Mata Uang Asia
PELITARIAU - Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.540 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Selasa (1/9) pagi. Mata uang Garuda menguat 0,87 persen dibandingkan perdagangan kemarin sore di level Rp14.562 per dolar AS.
Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang menguat 0,19 persen, dolar Taiwan menguat 0,22 persen, won Korea Selatan menguat 0,25 persen, dan yuan China menguat 0,22 persen.
Selanjutnya, ringgit Malaysia menguat 0,24 persen, baht Thailand menguat 0,13 persen dan dolar Singapura menguat 0,18 persen.
Pelemahan hanya terjadi pada peso Filipina sebesar 0,12 persen dan rupee India sebesar 0,30 persen.
Sementara itu, mata uang di negara maju bergerak variatif terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris melemah 0,16 persen dan dolar Australia melemah 0,27 persen. Sebaliknya, dolar Kanada menguat 0,19 persen dan franc Swiss melemah 0,17 persen.
Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memprediksi nilai tukar rupiah masih mencoba menguat berbarengan dengan penguatan nilai tukar regional terhadap dolar AS.
Kemungkinan, menurutnya, hal ini terjadi karena pasar masih menanggapi positif kebijakan pelonggaran moneter bank sentral AS yang lebih lama dan mungkin lebih agresif.
"Hal ini dikonfirmasi oleh Wakil gubernur Bank Sentral AS, Richard Clarida, semalam dalam suatu acara virtual yang diselenggarakan Oleh the Peterson Institute for International Economics," ujarnya kepada wartawan.
Kebijakan pelonggaran moneter AS yang agresif juga bisa menekan dolar AS sekaligus memberikan sentimen positif ke aset berisiko. Meski demikian di sisi lain potensi resesi dan penularan covid-19 yang terus meningkat bisa menahan penguatan tersebut.
"Hari ini saya prediksi potensi penguatan rupiah di kisaran Rp14.450 sampai Rp14.650 per dolar AS," tandasnya. **prc4
sumber: cnnindonesia
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









